Minggu, 01 Sep 2019 17:12 WIB

Sebut Pluto Jadi Planet Lagi, Bos NASA Didukung Brian May

Fino Yurio Kristo - detikInet
Brian May. Foto: NASA/Bill Ingalls/Handout via REUTERS Brian May. Foto: NASA/Bill Ingalls/Handout via REUTERS
Jakarta - Jim Bridenstine, pimpinan NASA, yang tetap yakin bahwa Pluto tetaplah sebuah planet, mendapat dukungan dari Brian May. Sang gitaris Queen patut didengarkan omongannya karena ia juga pakar astrofisika lulusan Imperial College London.

"Sekadar informasi, menurut pandangan saya Pluto adalah sebuah planet dan Anda boleh menulis bahwa administrator NASA mendeklarasikan Pluto sebagai sebuah planet lagi," kata Bridenstine soal Pluto yang sudah resmi dicabut statusnya sebagai planet lebih dari sedekade silam.

Status Pluto sebagai salah satu planet di Tata Surya dicabut tepat di bulan Agustus pada 13 tahun silam, tahun 2006, oleh International Astronomical Union (IAU) -- organisasi yang berisikan kelompok ahli astronomi dunia.


Saat itu IAU memperketat definisi planet dan Pluto dianggap tidak memenuhi syarat. Sejak itu Pluto pun sekadar dikategorikan sebagai "planet kerdil".

Di akun Instagram-nya, Brian May memajang berita yang memuat pernyataan Jim tersebut. Ia mengaku sepenuhnya setuju.

"Aku sangat setuju. Pluto ditemukan dan dinamai sebagai planet sebelum aku lahir. Waktu itu, dipahami secara umum bahwa sebuah planet adalah famili obyek bulat yang mengorbit Matahari. Jadi bagiku, Pluto adalah planet klasik. Akhir cerita," tulisnya.

Selain sibuk tur bersama Queen, May beberapa kali terlibat dalam event antariksa. Januari silam, May menciptakan lagu untuk memperingati pencapaian pesawat NASA, New Horizons, yang sukses menempuh perjalanan terjauh yang pernah dikendalikan umat manusia, yaitu ke batu Ulthima Tule.



Simak Video "Brian May ''Queen'' Ikut Berduka untuk Seventeen"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/jsn)