Minggu, 18 Agu 2019 13:16 WIB

Robotika UNY Sabet 5 Penghargaan di Kancah Internasional

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Robotika UNY Foto: Robotika UNY
Jakarta - Tanggal 12-16 Agustus 2019 akan dikenang dengan manis oleh tim Robotika Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Keikutsertaan mereka untuk pertama kalinya di kompetisi robot Federation of Internasional Robot-Sports Association (FIRA) sukses menyabet 5 penghargaan sekaligus.

Acara yang digelar di Changwon, Korea Selatan ini diikuti beberapa negara besar antara lain China, Kanada, Korea Selatan, dan Russia. Kompetisi FIRA sendiri terdiri dari kompetisi robot sport yang meliputi FIRA Robosot, FIRA Hurocup,FIRA Androsot, FIRA Air, dan FIRA Challenge yang sudah dikenal di kancah internasional.




"Robotika UNY mengirimkam dua tim untuk mengikuti kategori Robosot dan Hurocup. Tim Mobo-evo dan Aros merupakan delegasi UNY untuk mengikuti kategori Robosot dan Hurocup," rinci Julizar, Ketua umum Robotika UNY dalam keterangan resmi yang dikutip detikINET, Minggu (18/8/2019).

Pada kategori Robosot, tim Mobo-evo mendapatkan juara 1 Robosot Soccer Competition dengan skor 6 untuk Mobo-evo dan skor 4 untuk TKU dari Taiwan.

Robotika UNY Sabet 5 Penghargaan di Kancah InternasionalFoto: Robotika UNY


Selain itu, mereka juga menyabet juara 1 Localization Challenge dan juara 3 Passing Challenge. Tak sampai di situ, di kategori Hurocup, tim Robotika UNY mendapatkan juara 2 Triple Jump dengan jarak 73 cm dan juara 2 Sprint Hurocup.

Jacky Baltes selaku Presiden FIRA memuji kerja dan performa tim ini. "Tidak menyangka, (mereka) pertama kali ikut serta bisa mendapatkan juara," ujarnya.

Meski pulang dengan membawa 5 penghargaan sekaligus, tim Robotika UNY sempat mengalami kendala yang cukup sulit terutama dari tim robosot Mobo-evo.

Robotika UNY Sabet 5 Penghargaan di Kancah InternasionalFoto: Robotika UNY


"Bola yang disediakan panitia lebih besar dan berbeda dari bola yang kita siapkan sebelumnya, namun dapat teratasi dengan baik," kata Julizar.

Untuk tim Aros, Chrisna selaku ketua tim, mengakui banyak kendala yang dihadapi terutama pada lapangan yang tidak rata pada line sprint dan robot yang sering mengalami eror.



Meskipun begitu, kendala ini memberikan pengalaman dan masukan untuk Tim Robotika UNY ke depannya, sebagai bekal mengikuti ajang kompetisi internasional lainnya.

"Lima penghargaan yang diraih tim Robotika UNY dipersembahkan untuk Dirgahayu Republik Indonesia ke-74," tutup Julizar.

Simak Video "Mindar, Robot Pendeta Buddha dari Jepang"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)