Rabu, 24 Jul 2019 16:11 WIB

Wapres AS: Pendaratan di Bulan Akan Dikenang Selamanya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Pendaratan di Bulan dalam misi Apollo 11. Foto: Reuters Pendaratan di Bulan dalam misi Apollo 11. Foto: Reuters
Jakarta - Momen pendaratan pertama manusia di Bulan pada 20 Juli 1969 dalam misi Apollo 11 akan dikenang selamanya. Begitu dilontarkan oleh Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence.

Dikutip detikINET dari Live Science, hal itu ia katakan dalam event peringatan 50 tahun pendaratan manusia di Bulan yang berlangsung di Kennedy Space Center, Florida. Seperti diketahui, pendaratan dilakukan oleh astronot Neil Armstrong dan diikuti kemudian oleh Edwin Aldrin.

"Apollo 11 akan diingat selamanya. Apollo 11 adalah event satu-satunya di abad 20 yang punya kesempatan untuk diingat secara luas pada abad 30," kata Pence.




"Ribuan tahun dari sekarang, 20 Juli 1969 sepertinya akan menjadi tanggal yang akan hidup di pikiran dan imajinasi pria dan wanita di seluruh dunia ini, di seluruh tata surya ini dan lebih dari itu," cetus Pence.

Momen pendaratan di Bulan banyak menghadirkan kenangan bagi rakyat AS termasuk Pence. Dia masih ingat menonton siarannya saat masih anak-anak di rumahnya dulu yang berada di Indiana.




"Mereka melakukan lebih dari perlombaan antariksa. Mereka mempersatukan bangsa kita dan dalam momen singkat, semua orang di seluruh dunia sungguh-sungguh satu," ujar Pence.

Di sisi lain, pemerintah AS saat ini sudah memberi deadline pada NASA untuk kembali mendaratkan manusia pada tahun 2024 dalam program bernama Artemis. "Kita akan kembali," tandas Pence.

Artemis akan bergantung pada kapsul untuk kru bernama Orion dan roket bertenaga yang disebut Space Launch System (SLS). Keduanya masih dalam tahap pengembangan.




Simak Video "Keren! China Pamerkan Kesuksesan Tumbuhkan Kapas di Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/krs)