Sabtu, 06 Jul 2019 16:19 WIB

Ini Asteroid yang Paling Berpotensi Menabrak Bumi

Fino Yurio Kristo - detikInet
Ilustrasi. Foto: NASA Ilustrasi. Foto: NASA
Jakarta - Lembaga antariksa Eropa atau European Space Agency (ESA) mendeteksi asteroid dengan peluang terbesar menabrak bumi. ESA memang secara reguler menyusun ranking deretan asteroid berdasarkan kemungkinannya menabrak planet ini.

Berada di posisi puncak adalah asteroid yang dinamai 2010 RF12, yang pertama kali terdeteksi pada 5 September 2010. Ketika itu, ia melayang 78 ribu kilometer di atas Antartika.

ESA memprediksi pada September 2022, 2010 RF12 bakal kembali mendekati Bumi, tapi dengan jarak cukup jauh. Saat itu, Bumi diprediksi aman-aman saja, tapi mungkin tak demikian halnya pada tahun 2095.


Dikutip detikINET dari International Business Times, ESA menyatakan 2010 RF12 bisa sangat dekat dengan Bumi pada saat itu, bahkan barangkali memasuki atmosfer. Peluangnya menabrak Bumi pada 2095 adalah 1 banding 16.

Maka, dari seluruh asteroid yang saat ini diawasi ESA, 2010 RF12 memiliki peluang terbesar menghantam Bumi. Untungnya, benda angkasa tersebut tidak terlalu besar dibandingkan asteroid pada umumnya.

Diameternya di kisaran 9 meter saja. Karena ukuran yang kecil itulah, 2010 RF12 kemungkinan akan terbakar di atmosfer dan meledak di udara. Namun demikian, tetap ada potensi bahayanya yang tak boleh dipandang remeh.

Di tahun 2013, sebuah meteor berukuran kurang lebih 20 meter meledak di udara di Chelyabink Obast, Rusia. Ledakan itu melepaskan energi setara 550 kiloton TNT, 33 kali lebih powerful dibandingkan bom atom yang dijatuhkan ke Hiroshima pada Perang Dunia II.

Nah, meskipun sebagian besar ledakan diserap oleh atmosfer, masih ada puing-puingnya yang jatuh dan melukai sekitar 1.500 orang di Bumi.



Simak Video "Asteroid 'Dewa Kekacauan' Dekati Bumi 10 Tahun Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)