Selasa, 28 Mei 2019 13:26 WIB

Elon Musk: Satelit Starlink Takkan Rusak Langit Malam

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: SpaceX Foto: SpaceX
Jakarta - Beberapa hari setelah diluncurkan, 60 satelit internet buatan SpaceX untuk proyek Starlink langsung menarik perhatian. Barisan satelit ini terlihat mewarnai langit malam karena penampakannya yang sangat terang.

Tapi, saking terangnya banyak pihak yang khawatir kehadirannya akan merusak pemandangan langit malam, terutama untuk astronomer yang tugasnya mengamati langit malam.

Seperti astronomer Alex Parker yang khawatir jika SpaceX benar-benar meluncurkan 12.000 satelit ke orbit jumlahnya akan melebihi bintang-bintang yang bisa dilihat dengan mata telanjang.




CEO SpaceX Elon Musk sepertinya mendengar keluhan ini. Lewat akun Twitter resminya, Musk mengatakan konstelasi satelit Starlink tidak akan menimbulkan masalah untuk astronomi.

"Kami akan memastikan Starlink tidak memiliki efek material terhadap penemuan dalam astronomi. Kami sangat peduli dengan sains," tulis Musk seperti dikutip detikINET dari Space, Selasa (28/5/2019).




Musk mengatakan konstelasi satelit ini bisa dipindah orientasinya untuk mengurangi refleksi sinar matahari. Ia juga menekankan saat ini ada 4.900 satelit di orbit dan keberadaannya tidak pernah diperhatikan oleh publik.

"Starlink tidak akan dilihat oleh siapa pun kecuali mereka melihat dengan seksama dan akan memiliki dampak ~0% pada kemajuan astronomi," ujar pria kelahiran Afrika Selatan ini.




Ia pun telah memerintahkan tim Starlink untuk membuat satelit internet berikutnya dengan tampilan yang tidak terlalu mengkilap agar albedo atau tingkat reflektivitasnya berkurang.

SpaceX berencana meluncurkan total 11.943 satelit internet sebagai bagian dari proyek Starlink yang bertujuan untuk menyediakan internet broadband di seluruh dunia. Proyek konstelasi satelit ini tidak hanya dikembangkan oleh SpaceX tapi juga OneWeb, Telesat, dan Amazon yang berencana meluncurkan ratusan hingga ribuan satelit internet ke orbit.


(vim/krs)