Selasa, 21 Mei 2019 12:25 WIB

Manusia Bakal Berevolusi kalau Pindah ke Mars, Seperti Apa?

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Gurun Gobi di China sebagai lokasi simulasi peradaban manusia di Mars. Foto: Reuters Gurun Gobi di China sebagai lokasi simulasi peradaban manusia di Mars. Foto: Reuters
Jakarta - Stephen Hawking pernah menyarankan manusia untuk pergi ke Mars sebelum planet ini hancur. Hal yang sama sempat diutarakan astronot Buzz Aldrin agar manusia segera membangun koloni di planet merah tersebut. Elon Musk pun sudah punya rencana mau bawa kita ke tetangga Bumi tersebut.

Tampaknya kolonisasi manusia ke Mars memang keren, tapi tokoh-tokoh di atas sepertinya tidak melihat gambaran besar bagaimana masa depan kita, dan generasi selanjutnya, bertahan di sana. Ini yang coba diungkapkan oleh Scott Solomon, profesor di Rice University, Houston, Texas, Amerika Serikat.




Ahli biologi evolusioner itu mengatakan, manusia akan benar-benar berubah setelah satu atau dua generasi di Mars. Tulang-tulangnya akan lebih kuat, pandangannya semakin terbatas, dan, yang paling menarik, mereka akan berhenti untuk melakukan hubungan seks dengan manusia Bumi.

Penyebab perubahan tersebut adalah perbedaan situasi yang dimiliki Mars dengan Bumi. Salah satunya adalah gravitasi yang lebih rendah di sana, sebagaimana detikINET kutip dari Inverse, Selasa (21/5/2019).

Solomon berpendapat perubahan-perubahan itu akan terjadi dengan waktu yang relatif cepat. Penyebabnya adalah tingginya radiasi di Mars.

Normalnya, manusia lahir dengan 20-120 mutasi genetik, Dengan radiasi yang teramat tinggi di Mars, maka angkanya bisa meningkat dan menciptakan perubahan di dalam gen.




Jika memang masih ingin mengirim manusia ke Mars, Solomon beranggapan bahwa populasi yang dikirim harus mewakili seluruh penduduk Bumi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengirim sekitar 100 ribu orang yang mayoritas berasal dari Afrika yang memiliki keragaman genetik paling besar.

Penjelasan dari Solomon ini sudah ia utarakan dalam presentasinya di TEDx pada Januari 2018 lalu. Semoga Elon Musk menonton acara tersebut dan mempertimbangkan efek evolusi manusia yang akan dikirim ke Mars.


(mon/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed