Jumat, 03 Mei 2019 17:11 WIB

SpaceX Ungkap Kerusakan yang Dialami Kapsul Crew Dragon

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
Jakarta - Bulan lalu kapsul awak Crew Dragon milik SpaceX mengalami gagal mesin saat uji coba. SpaceX kini buka suara tentang kerusakan yang dialami kapsul tersebut.

Vice President of Mission Assurance SpaceX Hans Koenigsmann mengonfirmasi bahwa Crew Dragon mengalami insiden saat sedang dalam tahap uji coba. Tapi sebelum insiden itu tersebut terjadi sebenarnya semua tahap uji coba berlangsung dengan lancar.

Saat itu SpaceX berhasil menguji coba mesin pendorong Draco yang berada di kedua sisi kapsul tersebut. Kedua mesin pendorong ini berhasil menyala selama lima detik sesuai rencana.




SpaceX kemudian menguji coba mesin pendorong SuperDraco yang lebih besar dan berfungsi untuk menjauhkan kapsul dari roket jika terjadi insiden yang tidak diinginkan. Sekitar setengah detik sebelum mesin ini dinyalakan terjadi kesalahan teknis.

"Sesaat sebelum ketika kita ingin menyalakan SuperDraco, terjadi anomali dan kendaraan tersebut hancur," kata Koenigsmann seperti dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (3/5/2019).

Kapsul yang mengalami kerusakan ini merupakan kapsul yang sama yang diluncurkan menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) pada Maret lalu. Saat itu Crew Dragon menghabiskan lima hari merapat di ISS sebelum balik ke Bumi.




Walaupun insiden ini terjadi sebelum mesin SuperDraco diuji coba, Koenigsmann yakin mesin ini tidak memiliki masalah yang berkontribusi pada rusaknya Crew Dragon.

"Kami tidak memiliki alasan untuk percaya bahwa ada masalah dengan SuperDraco sendiri, mesin tersebut sudah melalui sekitar 600 uji coba," kata Koenigsmann.

Namun demikian, SpaceX masih belum menemukan apa yang menjadi penyebab hancurnya kapsul Crew Dragon. Sampai saat ini SpaceX dan NASA masih menjalankan investigasi untuk mengidentifikasi penyebabnya.




NASA sendiri terlibat dalam investigasi karena kapsul ini dikembangkan dengan pendanaan dari NASA dan merupakan bagian dari program misi antariksa komersial untuk mengirimkan astronot ke ISS.

"Kami akan mengambil pelajaran dari pengalaman ini, dan saya yakin ini akan membantu kami untuk memastikan Crew Dragon merupakan salah satu kendaraan perjalanan luar angkasa paling aman untuk manusia yang pernah dibangun," ujar Koenigsmann.


(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed