Jumat, 22 Feb 2019 19:30 WIB

Apa Alasan PSN Terbangkan Satelit Pakai Roket SpaceX?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Satelit Falcon 9. Foto: Reuters Satelit Falcon 9. Foto: Reuters
Jakarta - Satelit Nusantara Satu milik Pasifik Satelit Nusantara (PSN) meluncur menuju orbit pada hari Kamis (21/02/2019) pukul 20.45 waktu Florida atau sekitar pukul 08.45 WIB. Satelit ini diberangkatkan menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX dari pusat peluncuran Cape Canaveral, Florida, AS.

Lantas apa alasan PSN memilih menggunakan jasa SpaceX? Group Head Space System Group PSN, Indri Prijatmodjo, mengatakan bahwa saat ini perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk itu merupakan penyedia jasa pengantaran satelit yang paling dapat diandalkan.

"Memang sekarang pangsa pasar sudah diambil SpaceX karena reliable, harga kompetitif," kata Indri dalam konferensi pers di kantor PSN, Jakarta, Jumat (22/2/2019).




"Bahkan sekarang saja Arianne Space yang dulu dominan dengan adanya SpaceX ini, goyang," sambungnya.

Indri menambahkan hingga ada terobosan baru dari perusahaan lain yang dapat membuat biaya peluncuran menjadi lebih murah, maka SpaceX masih akan menjadi pilihan. Ia menjelaskan untuk peluncuran satelit Nusantara Satu menggunakan roket Falcon 9, PSN merogoh kocek USD 60 juta (Rp 843 miliar).

Indri juga menjelaskan alasan PSN tidak menggunakan roket buatan lokal untuk menerbangkan Nusantara Satu. Menurutnya, roket buatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) saat ini kemampuannya masih kurang dibandingkan agensi dan perusahaan antariksa lainnya.




"Saat ini LAPAN belum memiliki kemampuan seperti itu. Jadi pada saat ini LAPAN baru mampu meluncurkan roket yang kecil-kecil, paling jaraknya hanya 20-30 km," kata Indri.

"Jadi memang perjalanannya masih jauh sekali untuk Indonesia untuk mampu bersaing dengan industri peluncuran," pungkasnya.

Tonton video 'Satelit Broadband Pertama Indonesia Sukses Mengangkasa':

[Gambas:Video 20detik]

(vim/fyk)