Selasa, 19 Feb 2019 19:10 WIB

Fakta-fakta Super Snow Moon di Langit Malam Ini

Agus Tri Haryanto - detikInet
Penampakan Super Blue Blood Moon di Jakarta. (Foto ilustrasi: Rachman Haryanto) Penampakan Super Blue Blood Moon di Jakarta. (Foto ilustrasi: Rachman Haryanto)
Jakarta - Super Snow Moon akan menghiasi penjuru dunia pada Selasa (19/2/2019) malam ini. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengungkapkan fakta-fakta seputar fenomena itu.

LAPAN menyebutkan bahwa Super Snow Moon merupakan bagian dari Supermoon, bedanya posisi Bulan ke Bumi akan berada di posisi yang lebih dekat dari biasanya. Itu membuat cahayanya bisa jadi lebih terang 30%, dalam jarak yang lebih dekat 14% dari keadaan normal.

"Supermoon adalah purnama terdekat sehingga ukurannya lebih besar daripada rata-rata. Namun awam sulit melihat perbedaannya kalau tidak potret dan dibandingkan dengan foto rata-ratanya," ujar Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin dalam pesan singkatnya.




Apabila tak ada kendala cuaca, Super Snow Moon mulai terlihat sejak Maghrib sampai menjelang Matahari terbit di keesokan harinya. Seluruh dunia bisa melihatnya, termasuk Indonesia.

"Sama seperti purnama pada umumnya, pasang air laut yang disebabkan Bulan diperkuat oleh Matahari karena posisi yang hampir segaris. Posisi Bulan yang terdekat dengan Bumi juga menambah efek pasang air laut," kata Thomas.

"Dampaknya ketinggian pasang juga lebih tinggi dari rata-rata. Dalam kondisi normal, itu tidak berbahaya. Namun, bila ditambah cuaca buruk yang memicu gelombang tinggi, pasang maksimum tersebut bisa menyebabkan banjir rob yang melimpas ke daratan lebih jauh," tutur pakar astronomi ini.




(agt/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed