Rabu, 09 Jan 2019 08:25 WIB

Bill Gates Cemaskan Teknologi Pengubah Gen Manusia, Kenapa?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Bill Gates. Foto: Getty Images Bill Gates. Foto: Getty Images
Jakarta - Pengeditan gen adalah salah satu pendekatan baru untuk merawat penyakit yang berpotensi besar mendatangkan manfaat. Tapi teknologi ini juga menimbulkan kekhawatiran tersendiri soal etika, seperti yang diungkapkan Bill Gates belum lama ini.

Pendiri Microsoft tersebut menyatakan pengeditan gen bisa membuat ketidakadilan makin meruncing, apalagi jika hanya tersedia bagi orang-orang kaya yang mampu membayarnya.

"Aku kaget isu ini tidak meraih lebih banyak perhatian dari masyarakat umum. Padahal hal ini mungkin debat publik yang paling penting," tandasnya seperti dikutip detikINET dari Business Insider.



Terobosan ini memungkinkan ilmuwan membuat perubahan secara tepat pada DNA seseorang untuk memperbaiki gen yang rusak. Di AS, inovasi ini sudah digunakan untuk perawatan penyakit.

Belum lama ini, seorang ilmuwan di China menuai kritik dan ditahan otoritas karena melakukan rekayasa genetika pada bayi. Hal tersebut dipandang berbahaya dan tidak etis.

"Aku setuju dengan mereka yang mengatakan bahwa ilmuwan ini melanggar batas. Namun sesuatu yang bagus bisa terjadi dari pekerjaan ini jika orang-orang didorong untuk mempelajari dan membicarakan tentang pengeditan gen," sebut Gates.

Di pihak lain, kekhawatiran serupa pernah dikemukakan ilmuwan Stephen Hawking. Publikasi terbaru Hawking yang ia tulis sebelum meninggal dunia pada Maret lalu, meramalkan munculnya semacam ras manusia super.



Hawking menulis bahwa ras manusia super ini kemungkinan diciptakan oleh para manusia super kaya. Mereka akan mengubah DNA diri sendiri dan juga anak-anaknya.

Penulis buku fenomenal A Brief History of Time asal Inggris tersebut, menyatakan bahwa rekayasa genetika biang munculnya manusia super itu bisa saja membawa kehancuran bagi umat manusia lainnya. (fyk/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed