Jumat, 02 Nov 2018 13:20 WIB

Penganut Bumi Datar Mau Gelar Konferensi Lagi, di Mana?

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Bulan ini penganut teori Bumi datar mau menggelar konferensi (Foto: NASA via Getty Images) Bulan ini penganut teori Bumi datar mau menggelar konferensi (Foto: NASA via Getty Images)
Denver - Sekitar dua pekan lagi para penganut Bumi datar akan kembali berkumpul untuk menggelar konferensi internasional keduanya. Di mana lokasinya?

"Ketika kamu pertama kali mendengar topik ini, mungkin kamu akan tertawa dan berpikir bahwa ini merupakan hal paling konyol yang pernah kamu dengar. Tapi jika kami tetap berpikiran terbuka, ini benar-benar topik yang menarik," ujar Robbie Davidson, inisiator acara itu.

Ungkapan Davidson itu merujuk pada teori konspirasi Bumi datar yang dianutnya. Dalam waktu dekat, dirinya akan menggelar Flat Earth International Conference (FEIC) alias Konferensi Internasional Bumi Datar, berlokasi di Denver, Amerika Serikat.

Acara itu diselenggarakan oleh Kryptoz Media, perusahaan milik Davidson yang berbasis di Kanada. Sekadar informasi, ini merupakan konferensi internasional para penganut Bumi datar yang kedua setelah tahun lalu digelar di Raleigh, North California, AS.




Tahun lalu, sekitar 400 orang hadir. Kini, kata Davidson, pihaknya sudah menjual sekitar 420 tiket untuk konferensi itu, yang dijadwalkan berlangsung pada 15-16 November mendatang. Perkiraannya, bakal ada lebih dari 500 orang yang datang ke acara dengan banderol tiket mulai dari USD 199 sampai dengan USD 349 tersebut.

Salah satu pembicara yang dihadirkan dalam acara tersebut adalah Bob Knodel. Ia merupakan pria asli Denver pemilik channel YouTube bernama Globebusters, yang tentunya membahas soal teori konspirasi Bumi datar.

Sedikit bocoran, Davidson memberikan salah satu topik yang akan dibahas dalam konferensi itu. Hal tersebut adalah meluruskan bahwa mereka percaya Bumi tidak mengelilingi Matahari, namun sebaliknya. Itu berarti, Davidson dan para penganut Bumi datar masih memercayai teori geosentris, bukannya heliosentris. Maaf Copernicus, masih saja ada orang yang meragukan buah pemikiranmu.

Selain itu, Davidson juga ingin meluruskan bahwa para penganut Bumi datar tak percaya jika orang bisa jatuh dari tepi dunia. Hal ini merujuk ke konsep Bumi berbentuk datar yang memang menjadikan Antartika sebagai tepi Bumi yang mengelilingi laut serta pulau.




"Kami tidak anti-sains. Kami mendukung ilmu pengetahuan yang empiris dan apa yang bisa kami observasi," ucap Davidson, sebagaimana detikINET kutip dari The Denver Post, Jumat (2/11/2018).

Entah disebut apa lagi bentuk Bumi yang mirip bola ini jika bukan ilmu pengetahuan. Yang jelas, menarik untuk ditunggu bagaimana konferensi internasional kedua mereka digelar.

Sebelumnya, sebuah pertemuan para penganut Bumi datar di Kanada sukses membuat banyak orang menjadi percaya terhadap teori konspirasi itu. Padahal, mereka awalnya tidak percaya sampai gebrak-gebrak meja tanda protes.






Tonton juga 'Ini Alasan dari Penganut Bumi Datar yang Masuk Akal':

[Gambas:Video 20detik]

(mon/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed