Minggu, 19 Agu 2018 10:58 WIB

Komunitas Bumi Datar Punya Senjata Baru Buktikan Teorinya

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Ilustrasi Bumi datar. Kiagus/detikcom Ilustrasi Bumi datar. Kiagus/detikcom
Jakarta - Sebuah taman di Australia diklaim seorang penganut teori Bumi datar mampu membuktikan kebenaran dari paham kontroversial tersebut. Ia bahkan mendatanginya langsung dan membuat video di sana.

Taman yang dimaksud adalah Darling Park, berlokasi di Sussex Street, Sydney. Menariknya, tempat ini sejatinya adalah kompleks perkantoran, bukan situs-situs aneh yang memajang berbagai pernak-pernik berbau Bumi datar maupun teori konspirasi lainnya.



Lantas, dari mana taman ini bisa menjadi bukti 'kebenaran' paham tersebut? Air mancur yang berada di sana jadi jawabannya. Di Darling Park, ada air mancur yang memiliki peta dunia yang di atas genangan air. Lalu, terdapat susunan batu yang mengelilinginya.

Komunitas Bumi Datar Punya Senjata Baru Buktikan TeorinyaFoto: YouTube ItsPauly 22


Penganut Bumi datar asal Australia mengabadikan air mancur tersebut dalam video dan membagikannya ke YouTube lewat channel miliknya yang bernama ItsPauly 22. Selain itu, akun Instagram @flatearthsyncretist mengunggah foto air mancur tersebut dari atas dan menegaskan air mancur tersebut membuktikan teori Bumi Datar.

Satu hal yang menarik, banyak penganut teori konspirasi ini yang yakin jika Australia hanyalah khayalan, alias tidak nyata. Hal tersebut merupakan salah satu hasil konferensi yang dihadiri lebih dari 200 orang pemercaya Bumi datar di Birmingham, Inggris, April lalu.

Komunitas Bumi Datar Punya Senjata Baru Buktikan TeorinyaFoto: YouTube ItsPauly 22


Di media sosial pun, banyak user yang menulis unggahan berisi penjelasan bahwa Negeri Kangguru itu adalah hoax. Bahkan beredar juga peta dunia versi penganut Bumi datar yang menghilangkan Australia di dalamnya. Tak ketinggalan, hadir juga tagar # AustraliaIsNotReal yang menyertainya.










(rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed