Kamis, 16 Agu 2018 13:37 WIB

Ini Bahayanya Jika Rusia Punya Senjata Pemusnah Satelit

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Ilustrasi satelit. Foto: istimewa Ilustrasi satelit. Foto: istimewa
Jakarta - Amerika Serikat, diwakili oleh salah satu pejabat kenegaraannya bernama Yleem Poblete, secara terang-terangan mengaku khawatir jika Rusia memiliki senjata pemusnah satelit. Hal tersebut muncul dari pergerakan yang dianggap mencurigakan dari satelit bernama Kosmos 2521 milik negara pimpinan Vladimir Putin itu.

Lantas, apa yang perlu dikhawatirkan jika Rusia memang benar-benar punya senjata pembunuh satelit? Timbulnya bencana-bencana skala besar jadi salah satunya.


Jika satelit dihancurkan, maka kemungkinan berbagai penerbangan akan kacau dan bisa menyebabkan kecelakaan besar. Selain itu, pecahan-pecahan dari satelit yang hancur itu bisa menerpa satelit lain dan seterusnya tak ubahnya seperti efek domino.

Banyaknya serpihan-serpihan yang beterbangan di angkasa itu bisa saja menembus atmosfer dan jatuh ke Bumi. Hal ini tentunya juga bisa sangat berbahaya, terlebih jika ukuran pecahan yang jatuh masih cukup besar.

Selain itu, berbagai aktivitas kita di dalam smartphone juga akan kacau balau. Siaran televisi hingga berbagai jalur komunikasi lain juga bisa lumpuh.

"Ada banyak ancaman dan bahaya yang ditimbulkan terhadap kemampuan berbagai negara di luar angkasa dan perebutan domain di antariksa juga bisa meningkat," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris.

Cukup banyaknya efek negatif yang ditimbulkan jika satelit-satelit dihancurkan tentunya bisa menjadi alasan tersendiri bagi AS untuk khawatir jika Rusia punya senjata semacam itu. Terlebih, Rusia dilaporkan juga sudah banyak berinvestasi dalam mengembangkan kemampuan satelit untuk berkomunikasi dengan sesama satelit lainnya.


Kemampuan tersebut sangat memungkinkannya untuk memata-matai berbagai satelit. Buntutnya, penyesuaian pengaturan, pengacauan sinyal, perusakan, hingga penghancuran bisa terjadi pada berbagai satelit, sebagaimana detikINET kutip dari news.com.au, Kamis (16/8/2018).

Selain itu, Roscosmos, badan antariksa Rusia, tengah berupaya untuk memasangkan senjata pada teleskop. Mereka ingin adanya sistem yang meliputi laser di dalamnya yang mampu mengidentifikasi sampah-sampah antariksa sebelum benar-benar dihancurkan.




Tonton juga 'Stasiun Antariksa China Bakal Menghantam Indonesia, di Mana?':

[Gambas:Video 20detik]

(mon/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed