Senin, 16 Apr 2018 11:12 WIB

SpaceX Bakal Daratkan Roket Pakai Balon Raksasa

Muhammad Imron Rosyadi - detikInet
Roket Falcon 9 milik SpaceX. Foto: Internet Roket Falcon 9 milik SpaceX. Foto: Internet
Jakarta - Bukan SpaceX namanya jika tidak menghadirkan inovasi-inovasi yang terkesan nyeleneh. Kali ini, mereka akan berusaha mengembalikan roket ke Bumi menggunakan balon raksasa.

SpaceX berencana untuk benar-benar bisa mengembalikan seluruh bagian roketnya pasca diluncurkan. Kali ini, perusahaan yang didirikan pada 2002 lalu tersebut akan berusaha untuk memulangkan bagian atas roket. Hal tersebut diungkapkan oleh Elon Musk melalui akun Twitter pribadinya.

"Ini mungkin terdengar gila, tapi SpaceX akan mencoba untuk mengembalikan bagian atas roket kembali dari orbit menggunakan balon pesta raksasa," tulis pendiri dan CEO SpaceX ini.



Jika usaha tersebut benar-benar dilakukan, maka SpaceX akan mampu menghemat cukup banyak biaya dari kegiatan peluncuran roketnya. Berdasarkan keterangan di situs resminya, Falcon 9 membutuhkan dana USD 62 juta untuk meluncur. Sedangkan Falcon Heavy memakan biaya USD 90 juta agar dapat lepas landas.

Meski begitu, usaha tersebut sempat mendapat kritik dari Phil Plait, astronom asal Amerika Serikat. Phil mengatakan bahwa helium yang biasa digunakan untuk balon tak cukup kuat untuk tetap berada di antariksa.

Terlebih, pria yang dikenal sebagai The Bad Astronomer ini juga mengingatkan Elon bahwa akan ada banyak gangguan yang dihasilkan mengingat roket akan jatuh pada kecepatan tinggi dari orbit. Phil yang menuliskan kritiknya ini dengan membalas cuitan Elon tersebut pun langsung ditanggapi di thread yang sama oleh CEO SpaceX.

"Helium baik untuk membuat benda raksasa dapat mempertahankan bentuknya dalam kecepatan Mach dan menurunkan koefisien balistik hingga 2 besaran," tulis Elon.

Penjelasan dari pria berjuluk Iron Man tersebut pun membuat Phil tertarik untuk melihat apa yang akan dilakukan oleh SpaceX dalam mewujudkan penangkapan roket menggunakan balon. Sayangnya, Elon tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai roket jenis apa yang akan mendapat kesempatan uji coba terlebih dahulu serta mulai kapan teknik tersebut dapat diterapkan.



Sebelumnya, SpaceX sudah mampu mengembalikan bagian bawah roket yang terdapat mesin pendorong utama kembali ke landasan pacu. Selain itu, perusahaan antariksa ini pun juga dapat memulangkan pelindung bagian atas (nosecone) roket dengan menangkapkanya menggunakan kapal tunda bernama Mr. Steven.





(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed