BERITA TERBARU
Jumat, 23 Mar 2018 21:16 WIB

Satelit China Jatuh ke Indonesia, LAPAN Angkat Bicara

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi Tiangong-1 jatuh ke Bumi. Foto: Daily Mail Ilustrasi Tiangong-1 jatuh ke Bumi. Foto: Daily Mail
Jakarta - Stasiun antariksa milik China, Tiangong-1, dilaporkan akan jatuh ke Bumi pada 3 April 2018 dan pecahannya oleh situs bernama Satview diklaim bisa ikut menimpa wilayah Indonesia.

Meski situs Satview mampu menampilkan Tiangong-1 secara langsung dan mengklaim perkiraan waktu jatuhnya wahana antariksa tersebut, Lembaga Penerbangan Antariksa dan Nasional (LAPAN) masih menyangsikannya.

Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin kepada detikINET, Jumat (23/3/2018) mengatakan bahwa kapan dan di mana posisi jatuhnya Tiangong-1 itu masih belum pasti hingga saat ini.

"Masih ada ketidakpastian kurang lebih tiga hari. Makin mendekati ketinggian 120 kilometer, akurasinya makin baik. Saat ini, ketinggian (Tiangong-1) masih (di atas) 220 kilometer," ujar Thomas.


Ketidakpastian itu juga, kata Thomas, dilihat dari waktu lintasan objek yang mengorbit Bumi.

"Karena objek mengorbit Bumi sekali dalam 90 menit, ketidakpastiaan lebih dari 90 menit berarti lintasannya saat jatuh belum pasti," ucapnya.

Stasiun luar angkasa pertama miliki Negeri Tirai Bambu itu dalam masa operasionalnya telah memberikan kontribusi kepada penelitian antariksa bagi China sejak diluncurkan September 2011 dari Jiuquan Satellite Launch Center, China.

Wahana berbobot 8,5 ton berbentuk tabung dengan panjang 10,4 meter berdiameter 3,4 meter, dilengkapi dengan bentangan panel surya ini pernah ditempati oleh astronot China. Ketika itu, Tiangong-1 mengorbit di atas ketinggian 350 kilometer dari permukaan Bumi.


Namun, otoritas antariksa China melaporkan bahwa Tiangong-1 mengalami kerusakan dan tidak dapat dikontrol lagi sejak 16 Maret 2016. Stasiun antariksa ini akan mengalami fase re-entry atau masuk kembali ke atmosfer Bumi. Dan diperkirakan sekitar April 2018, Tiangong-1 akan menghantam Bumi.

Terbaru, Satview menyebutkan kalau Tiangong-1 akan menghantam Bumi pada Selasa, 3 April pukul 09.11 Universal Time (UTC) di Selandia Baru. (agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Fotostop: Biru Kuis

    Fotostop: Biru

    Jumat, 27 Apr 2018 10:41 WIB
    Warna biru memberikan kesan menenangkan, tenang dan juga damai. Warna biru pun bisa dijadikan objek foto yang menarik. Yuk ikutan kuis fotostop detikINET.
  • Jaringan XL Diklaim Selimuti 93% Indonesia

    Jaringan XL Diklaim Selimuti 93% Indonesia

    Jumat, 27 Apr 2018 10:18 WIB
    Hingga saat ini, cakupan jaringan data operator seluler ini telah melayani di kurang lebih 4.226 kecamatan yang berada di 406 kota/kabupaten di Tanah Air.
  • Pasar Ponsel Melemah, Samsung Tetap Untung

    Pasar Ponsel Melemah, Samsung Tetap Untung

    Jumat, 27 Apr 2018 09:30 WIB
    Samsung Electronic mengungkap pasar ponsel secara global melemah dan memperlambat pertumbuhan pemasukkannya. Kendati begitu mereka masih meraup keuntungan.
  • Nokia N Series Siap Bangkit dari Kubur

    Nokia N Series Siap Bangkit dari Kubur

    Jumat, 27 Apr 2018 09:04 WIB
    HMD Global kembali akan membangkitkan ponsel Nokia yang tenar di masanya. Vendor asal China itu dikabarkan bakal merilis ponsel N-Series dalam waktu dekat.
  • Janji Untung Cuma 5% ala Xiaomi

    Janji Untung Cuma 5% ala Xiaomi

    Jumat, 27 Apr 2018 07:23 WIB
    Bos Xiaomi Lei Jun berjanji kalau perusahaannya itu akan membatasi laba bersih alias untung setelah pajak untuk penjualan produknya sebesar 5%. Kenapa?
  • Ganti Presiden, Nintendo Siap Pecahkan Rekor

    Ganti Presiden, Nintendo Siap Pecahkan Rekor

    Jumat, 27 Apr 2018 06:45 WIB
    Nintendo mengumumkan nama baru yang akan menjadi presiden. Pergeseran jabatan ini diharapkan dapat mengalahkan rekor keuntungan yang ditorehkannya 9 tahun lalu.