BERITA TERBARU
Senin, 29 Jan 2018 14:23 WIB

Kepala LAPAN: Gerhana Bulan Pukulan Telak Dongeng Bumi Datar

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi gerhana bulan. Foto: reuters Ilustrasi gerhana bulan. Foto: reuters
FOKUS BERITA Gerhana Bulan Langka
Jakarta - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin kembali menyatakan bukti bahwa Bumi itu berbentuk bulat. Fakta tersebut dapat dilihat dari fenomena Gerhana Bulan Total yang akan terjadi pada 31 Januari 2018.

"Gerhana bulan, seperti yang terjadi pada 31 Januari 2018 membuktikan bahwa Bumi bulat," ungkap Thomas dikutip di blog pribadinya, Senin, (28/1/2018).

Secara ilmiah, Thomas menjelaskan proses gerhana memberikan fakta kalau bumi tidaklah datar seperti keyaiknan komunitas Bumi datar. Sebab, gerhana itu memperlihatkan bayangan bumi yang berbentuk melengkung.

"Bayangan gelap yang jatuh pada purnama adalah bayangan Bumi. Bayangan gelap pada proses gerhana terbentuk melengkung yang mengindikasikan bulatnya Bumi. Skematik astronomis menjelaskan kejadian gerhana bulan terjadi akibat Bulan memasuki bayangan Bumi. Bayangan Bumi terjadi karena cahaya Matahari terhalang oleh Bumi," ucap Thomas menjelaskan.

Ahli astronomi ini menuturkan kejadian gerhana juga bisa diperkirakan, baik waktu dan prosesnya. Hal itu didasarkan pada model saintifik sistem Bumi-Bulan-Matahari, Bulan mengitari Bumi, Bumi bersama Bulan mengitari Matahari.

"Cahaya purnama disebabkan oleh pantulan cahaya Matahari. Namun pada saat tertentu, Bulan memasuki bayangan Bumi ketika Matahari-Bumi-Bulan dalam posisi segaris. Saat itulah terjadinya gerhana yang bisa kita amati," kata Kepala LAPAN ini.

Tak lupa di akhir dalam tulisan terbaru di blognya itu, Thomas mengatakan para penggemar Bumi Datar (FE: Flat Earth) tidak bisa menjelaskan fenomena Gerhana Bulan secara logis.

Disebutkan bahwa komunitas tersebut tidak bisa menjelaskan juga mengenai waktu kejadian gerhana dan prosesnya itu karena dongen Bumi Datar tidak menggunakan sains, walau mereka mengklaim melakukan kegiatan yang mereka sebut "penelitian".

"Kejadian Gerhana Bulan adalah pukulan telak yang membantah dongeng Bumi Datar," sebut Thomas.


Jangan lewatkan momen langka ini dengan mengirimkan informasi seputar fenomena Super Blue Blood Moon di sekitar kalian ke pasangmata.com.

(agt/fyk)
FOKUS BERITA Gerhana Bulan Langka

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed