Dikutip detikINET dari Mirror, video bersangkutan turut dibagikan oleh Chen Shiqu, pejabat di Criminal Investigation of Public Security di China. Langsung saja banyak yang kagum dan video itu telah disaksikan puluhan juta kali. Apalagi Chen seolah mengindikasikan jubah itu nyata dengan komentarnya.
"Ini adalah jubah yang dibuat dengan teknologi quantum, dengan material transparan, bisa merefleksikan gelombang cahaya di orang yang memakainya sehingga ia menghilang," tulis Chen di akun media sosial Weibo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, Zhu Zhenson dari perusahaan produksi video Quantum Video menegaskan bahwa video itu hanya rekayasa dan tidak ada yang namanya jubah tak terlihat. Dia memastikan video itu hasil editan.
"Software seperti Adobe's After Effects, Nuke atau Blackmagic Fusion bisa mengedit latar belakang dan membaurkan obyek. Efek semacam ini bisa dilihat di film-film aksi," kata dia.
Apalagi ada beberapa kejanggalan dalam video. "Jubah itu membuatnya tidak terlihat, namun tanaman di belakangnya tetap sama begitu saja," tulis netizen. "Kenapa hanya dia yang tak terlihat dan tidak demikian dengan tanaman di belakangnya? Ini hanyalah trik yang pintar," tulis yang lain. (fyk/fyk)