Teknologi ini disebut-sebut sebagai langkah menuju komputasi kognitif, yang memungkinkan mesin bertindak seperti manusia dan memiliki fungsi seperti pengenalan dan belajar.
"Bayangkan, lampu lalu lintas bisa mengintegrasikan penglihatan, suara dan bau kemudian memberikan peringatan bahaya sebelum terjadi bencana. Atau coba Anda bayangkan co-processor kognitif yang mematikan server, laptop, tablet dan ponsel ke mesin yang bisa berinteraksi lebih baik dengan lingkungan mereka," kata Dharmendra Modha yang memimpin proyek ilmiah yang dinamakan SyNAPSE ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chip ini, dikatakan IBM akan membuat komputer lebih powerful dan efisien yang menghemat ruang. Tak hanya berfungsi sebagai penganalisa informasi yang kompleks, chip tersebut diciptakan agar bisa secara dinamis berinteraksi dengan lingkungannya.
"Chip ini merupakan langkah lain yang signifikan dalam evolusi komputer, dari kalkulator menjadi sistem pembelajaran. Ini menandakan awal komputer generasi baru dan segala aplikasinya dalam bisnis, sains dan pemerintahan," tutur Modha.
(rns/ash)