Robot bernama George itu dibuat oleh seorang mantan perwira bernama Tony Sale dengan hanya menggunakan besi bekas dari pesawat yang jatuh. Ketika itu Tony masih berusia 19 tahun.
"Saya mengeluarkannya dari garasi di mana ia telah berdiri selama 45 tahun. Saya percaya ia masih bisa bekerja lagi dan untungnya saya benar ," kata Tony seperti dikutip detikINET dari Daily Mail, Kamis (25/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
George sendiri diciptakan dengan memiliki tinggi 6 kaki atau sekitar 182 cm dan dapat berjalan, berbicara maupun melacak botol bir dengan diterangi lampu dari matanya.
Dua baterai motor listrik digunakan untuk mengendalikan George dibantu dengan sebuah remote control untuk menggerakkannya. Namun sayang, kini robot itu lebih sering berderit dan tidak bisa lagi duduk maupun mencari bir.
Tony akhirnya menyumbangkan robot buatannya ke Museum Nasional Komputing di Bletchley Park, Inggris.
"Senang melihat George kembali bekerja dan orang bisa melihatnya secara langsung," ia menandaskan.
(feb/ash)