Robot yang berbobot 500g ini dibekali dengan sejumlah perangkat lain seperti kamera dan sensor. Terbuat dari titanium, robot tersebut bisa dilempar oleh tentara ke dalam tempat-tempat di mana musuh bersarang untuk melihat aktivitas mereka.
Robot ini dioperasikan dengan joystick dan juga piranti layar sentuh (hand-held screen). Piranti layar sentuh yang digenggam ini memungkinkan sang operator untuk melihat kelemahan dalam formasi musuh secara real-time atau langsung tanpa membahayakan dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Robot ini tentunya lebih mumpuni karena memungkinkan pemilik robot melihat aktivitas musuh dengan sudut pandang yang luas melalui foto yang dikirimkan ke monitor atau piranti khusus.
Kedua robot mata-mata itu telah melalui uji coba yang ekstensif dan didemonstrasikan di Defence and Equipment Support, Abbey Wood, London. Dilansir detikINET dari DailyMail, Senin (19/10/2009), robot tersebut bisa digunakan oleh tentara di Afghanistan untuk memata-matai Taliban. (sha/faw)