Stephen yang pakar TI ini menautkan handset mobile di sebelah sepatu dan sebelahnya lagi dilengkapi headset Bluetooth. Cukup dengan menggeser sepatu tersebut dan meletakkannya di telinga, pemakai bisa melakukan panggilan.
"Anda pasti berpikir hal ini sungguh tidak praktis. Namun sebenarnya tidak seburuk itu," papar Stephen yang dilansir Telegraph dan dikutip detikINET, Rabu (4/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, perangkat tersebut tengah diujicoba di Flinders University di wilayah Adelaide. Ke depannya, Stephen juga berencana membuat versi medis sepatu ini yang bisa dipakai untuk menyimpan informasi kesehatan pasien.
(fyk/ash)