Para peneliti tersebut melakukan terapi stroke dengan memakai robot yang dikendalikan via komputer. Robot itu punya tangan yang bisa memandu tangan pasien untuk melakukan berbagai latihan.
Sebanyak 15 penderita stroke dengan umur rata-rata 61 tahun dilibatkan dalam riset itu. Dilansir Press Association dan dikutip detikINET, Kamis (19/2/2009), mereka terkena stroke sejak 10 tahun lalu sebelum mendapat perawatan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dr. Steven C. Cramer yang memimpin studi, terapi memakai robot ini meski masih dalam tahap awal, dinilai potensial untuk merawat stroke. Namun keberhasilannya juga tergantung seberapa parah stroke yang dialami pasien.
Temuan tersebut sendiri bakal dipresentasikan di acara National Stroke Conference di San Diego, California. (fyk/ash)