Adalah Twendy-One, nama robot tersebut. Dalam demonstrasinya, robot berwarna putih tersebut membantu seorang pria bangun, bercakap-cakap dan membantu menyiapkan roti bakar di piring dan menuangkan minuman.
Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (15/1/2009), robot denganΒ tinggi 1,5 meter, dan berat 111 kg ini memiliki tangan dan jemari yang mencengkeram dengan lemah lembut, tapi cukup kuat untuk membantu manusia bangun atau berdiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengembangan Twendy-One telah menghabiskan waktu tujuh tahun dan menelan biaya jutaan dolar untuk menghadirkan teknologi-teknologi canggih seperti berbicara dan sensor-sensor untuk menjadikannya lembut dan fleksibel.
Sayangnya, saat ini Twendy One hanya disokong dengan baterai yang hanya mampu bertahan selama 15 menit, dan bagian belakang komputernya cenderung panas setelah digunakan.
Sugano berharap nantinya dapat mengembangkan sebuah robot komersial yang dapat membantu orang lanjut usia dan bisa bekerja di kantor pada tahun 2015, dengan bandrol harga US$200 ribu.
(faw/wsh)