×
Ad

Laporan dari San Francisco

Hands On Samsung Galaxy S26 Ultra: Privacy Display Curi Perhatian

Anggoro Suryo - detikInet
Jumat, 27 Feb 2026 08:35 WIB
Samsung Galaxy S26 Ultra. Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati
San Francisco -

Di tengah inovasi hardware yang terasa melambat, Samsung menghadirkan satu fitur yang justru paling mencuri perhatian di Galaxy S26 Ultra: Privacy Display. Dalam sesi hands on dengan Samsung Galaxy S26 Ultra, fitur ini menjadi highlight yang tidak sekadar gimmick, melainkan solusi nyata untuk privasi pengguna.

Berikut impresi lengkap detikINET setelah menjajal langsung perangkat flagship terbaru Samsung ini.

Desain

Secara fisik, Galaxy S26 Ultra kini sedikit lebih ramping dan ringan dibanding pendahulunya. Ketebalannya 7,9 mm, turun dari 8,2 mm. Bobotnya 214 gram, berkurang 4 gram dari generasi sebelumnya. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan frame aluminium, menggantikan titanium.

Bodinya masih besar dengan layar 6,9 inch, namun kini sudutnya lebih membulat mengikuti desain Galaxy S26 dan S26 Plus. Kesan boxy ala Galaxy Note benar-benar dihilangkan. Secara visual, Ultra kini terasa lebih menyatu dengan lini S reguler.

Tak ada magnet bawaan di bodi belakang. Samsung tetap mengandalkan casing khusus untuk kebutuhan aksesori magnetik.

Namun yang paling menarik adalah Privacy Display. Fitur ini bukan sekadar screen protector khusus. Ada dua lapis proyeksi piksel di layar: satu mengarah lurus ke depan, satu lagi menyebar ke samping agar layar tetap terlihat dari sudut tertentu. Saat fitur diaktifkan, lapisan piksel samping dimatikan. Hasilnya, layar tetap normal bagi pengguna, tapi tampak redup dan sulit dibaca dari sisi kiri atau kanan.

Efeknya terasa signifikan saat dilihat dari sudut miring. Teks menjadi sulit terbaca karena kontras menurun drastis. Bahkan ada pengaturan tambahan untuk memperkuat efek privasi ini.

Menariknya lagi, fitur ini sangat bisa dikustomisasi. Pengguna bisa menyembunyikan notifikasi saja, mengaktifkannya otomatis saat memasukkan PIN, atau saat membuka aplikasi tertentu. Bisa juga dihubungkan ke routines, misalnya aktif otomatis saat keluar rumah dan mati saat tiba di rumah. Efeknya konsisten baik dalam posisi portrait maupun landscape.

Performa

Semua varian Galaxy S26 Ultra global menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dioptimalkan khusus untuk Samsung. Dipadukan RAM 12GB dan penyimpanan mulai 256GB, performanya terasa sangat responsif.

Multitasking berjalan mulus. Berpindah aplikasi, membuka kamera, hingga menjalankan game berat tidak menunjukkan hambatan berarti. Manajemen panas juga terasa stabil.

AI menjadi fondasi utama sistem. Galaxy AI kini mendukung editing foto generatif berbasis bahasa natural di galeri, mirip pendekatan Google Photos. Pengguna bisa memberi perintah kompleks, bahkan menggabungkan dua foto agar terlihat seperti satu adegan baru.

Galaxy S26 series juga menjadi salah satu yang pertama menghadirkan asisten agentic berbasis Gemini dari Google. Integrasinya masih terbatas, misalnya untuk pemesanan transportasi atau belanja kebutuhan. Dalam demo integrasi Uber, AI dapat bekerja di latar belakang sambil pengguna melakukan aktivitas lain, namun tetap bisa diawasi dan dihentikan jika perlu.

Fitur lain seperti Now Nudge memberi saran kontekstual langsung dari keyboard. Jika seseorang menanyakan jadwal, sistem bisa langsung menampilkan shortcut ke kalender. Ada pula deteksi scam untuk panggilan telepon dan AI call screening untuk nomor tak dikenal. Bahkan Bixby kini bisa menjawab pertanyaan tentang pengaturan ponsel dengan bahasa natural.

Baterainya tetap 5.000 mAh. Dengan kapasitas sebesar itu, daya tahannya dijanjikan cukup untuk penggunaan seharian penuh.

Kamera

Pembaruan hardware kamera memang tidak radikal, tetapi tetap signifikan. Kamera utama 200MP kini menggunakan lensa f/1.4 dari sebelumnya f/1.7. Telefoto 50MP 5x zoom kini f/2.9 dari f/3.4. Bukaan lebih besar berarti lebih banyak cahaya masuk ke sensor, membantu fotografi low light.

Dalam pengujian singkat, foto malam terlihat lebih terang dengan noise yang lebih terkontrol. Detail tetap terjaga tanpa efek oversharpening berlebihan. AI membantu memproses beberapa frame untuk hasil akhir yang lebih seimbang.

Secara keseluruhan, Galaxy S26 Ultra bukan revolusi desain atau lonjakan megapixel. Namun kombinasi Privacy Display, penyempurnaan kamera, dan integrasi AI yang makin dalam membuatnya terasa sebagai evolusi serius.



Simak Video "Kajian Ramadan Roblox bersama Wipol: Clean Up Your Soul, simbol kebersihan lingkungan yang mendukung ibadah lebih khusyuk."

(asj/rns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork