Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto Memuaskan

Review

Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto Memuaskan

Enche Tjin - detikInet
Rabu, 05 Feb 2020 07:24 WIB
kamera sigma fp
Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto Memuaskan. Foto: Enche Tjin
Jakarta -

Sigma fp merupakan kamera yang unik dari Sigma, karena desainnya benar-benar berbeda dari kamera DSLR ataupun mirrorless pada umumnya. Sigma fp memiliki sensor full frame CMOS 24MP Bayer dan mengunakan L-mount (sama dengan Leica TL/SL dan Panasonic S). Meski ukuran sensor bisa terbilang besar ukuran Sigma fp relatif kecil dengan panjang 11,2cm dan ringan (370gram).

Meski desainnya compact, Sigma fp punya banyak tombol & dial untuk akses setting cepat. Di bagian atas kamera ada tuas ON-OFF (Power), Cine/Still (Video/Foto), tombol record, shutter dan roda dial yang cukup besar untuk mengganti setting kamera.

Di bagian belakang kamera ada beberapa tombol di antaranya AEL, QS (Quick Menu), tombol empat arah yang sekaligus roda/dial kedua, tombol menu, playback, info/display, tone, color dan mode kamera. Dengan banyaknya tombol dan dial ini, memudahkan fotografer/videografer untuk mengganti setting dengan cepat.

Menu kamera Sigma tertata dengan cukup baik dan akan berbeda tergantung apakah kita di mode Cine/Still. Jika yang aktif adalah Still, maka di menu akan tampil item-item yang khusus untuk fotografi. Demikian juga sebaliknya, sehingga mencari item di menu jadi lebih mudah dan cepat.

Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanFoto: Enche Tjin

Yang unik di kamera Sigma fp adalah pilihan Color (kalau di kamera lain seperti Picture/Creative Style, Picture Control, Film Simulation dll. Di Sigma fp kita bisa pilih beberapa style yang unik diantaranya Teal & Orange, Cinema, Forest Green, FOV blue. Style ini hanya diaplikasikan ke file JPG saja. Untuk yang suka foto dengan file RAW bisa membuat JPG-nya di dalam kamera dengan style kesukaan masing-masing (menu RAW Development). Kekuatan pengaruh style juga bisa di atur antara -5 sampai +5.

Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanFoto: Enche Tjin

Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanWarna Teal & Orange. Foto: Enche Tjin

Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanWarna Cinema. Foto: Enche Tjin

Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanWarna Vivid. Foto: Enche Tjin

Kamera ini tidak memiliki mechanical shutter, hanya mengandalkan electronic shutter. Keuntungannya adalah tidak ada suara di kameranya, lebih stabil karena tidak ada gerakan shutter yang dapat mengakibatkan getaran, dan tentunya jadi lebih tahan lama.

Tapi di sisi lain, flash sync speednya hanya terbatas ke 1/15 detik saat memotret dengan RAW dan 1/30 detik saat JPG. Jadi bisa dibilang, kamera ini tidak cocok bagi yang mempraktikkan flash photography. Selain itu, untuk foto/video subjek bergerak cepat, juga tidak sesuai karena akan ada rolling shutter/jello effect yang membuat subjek foto yang bergerak menjadi miring.

Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanBanding bisa terjadi di kondisi cahaya artificial tertentu, misalnya neon jika shutter speednya tidak sinkron dengan flicker lampu. Foto: Enche Tjin
Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanUntuk foto yang bergerak cepat, seperti kereta, bisa ada muncul skewed/miring. Foto: Enche Tjin

Fitur video dari kamera ini yang menjadi nilai jual utama kamera ini. Kamera ini bisa direkam 12-bit Cinema DNG (Standar cinema profesional) di 1080P dari 24-120fps dan 4K (UHD) sampai dengan 30 fps. Di format MOV H.264, kamera ini bisa merekam Intra dan GOP. Karena ukuran file cinema DNG sangat besar, Sigma fp mendukung perekaman ke SSD external. Tapi sayang Sigma tidak menyediakan log profile.

Kinerja autofokus kamera ini mendukung face and eye detection dengan kecepatan sedang untuk subjek diam. Autofokus bisa diaktifkan dengan menekan setengah tombol shutter atau touchscreen. Untuk autofokus kontinyu, kecepatannya sangat lambat sehingga tidak cocok untuk digunakan untuk subjek bergerak cepat atau fotografi olahraga.

Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto Memuaskan Focus peaking dan magnification di mode Manual Focus. Foto: Enche Tjin

Saya sempat menguji kamera ini untuk portrait dengan mengunakan lensa Sigma 45mm f/2.8, Leica M 28mm f/2 dan 7Artisans 75mm f/1.25. Dalam praktiknya cukup menyenangkan untuk digunakan karena ukurannya kecil dan karena sensornya full frame, mudah membuat latar belakang blur dan di ISO tinggi noisenya tidak terlalu banyak.

Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanSigma fp dengan lensa Leica M 28mm f/2.8. Foto: Enche Tjin
Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanSigma fp dengan lensa 7Artisans 75mm f/1.25. Foto: Enche Tjin
Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanSigma fp dengan lensa 7Artisans 75mm f/1.25. Foto: Enche Tjin
Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanSigma fp dengan lensa 7Artisans 75mm f/1.25. Foto: Enche Tjin

Ada beberapa aksesoris yang tersedia untuk Sigma fp, diantaranya hotshoe bracket yang termasuk dalam paket pembelian. Tersedia juga grip tambahan supaya pegangan lebih mantap saat memasang lensa panjang, dan loupe untuk bisa melihat dengan jelas di kondisi outdoor yang terang. Grip dan Loupe dijual terpisah.

Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanFoto: Enche Tjin
Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanFoto: Enche Tjin
Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanFoto: Enche Tjin
Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanFoto: Enche Tjin

Sigma fp adalah kamera yang menyenangkan untuk digunakan tapi perlu lensa-lensa L-mount kecil yang mendukung. Saat review ini saya buat, hanya ada satu lensa saja yang berukuran relatif kecil yang bisa mengimbangi ukuran Sigma fp ini yaitu lensa Sigma 45mm f/2.8. Kedepannya mungkin akan ada lensa-lensa compact yang serupa.

Sementara itu, saya bisa memasang adaptor L to M dan memasangnya dengan lensa untuk Leica M seperti Leica 28mm f/2.8 yang sangat compact, dan 7Artisans 75mm f/1.25 untuk foto portrait/low light. Jika ingin kualitas yang terbaik, saya pasangkan dengan lensa Leica SL.

Sigma fp, Kamera Mirrorless Menyenangkan dengan Hasil Foto MemuaskanFoto: Enche Tjin

Sigma fp memang bukan kamera yang biasa. Sekilas, banyak orang akan mengeluh akan kekurangan kamera ini misalnya autofokus pelan, tidak punya stabilizer, tidak punya jendela bidik dan sebagainya. Tapi saat dibawa dan digunakan, kamera ini menyenangkan karena punya pilihan Color Style yang menarik, ukurannya yang relatif compact dan hasil fotonya memuaskan.



Simak Video "Panasonic Luncurkan Mirrorless Anyar Full-Frame LUMIX Seri S"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)