Minggu, 15 Sep 2019 17:19 WIB

Review

Mi TV 4A, TV Pintar Layar Besar yang Ramah Kantong

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Xiaomi tidak sekadar ponsel, vendor asal China ini turut menawarkan berbagai perangkat pintarnya di Indonesia. Mi TV 4A salah satunya.

Mi TV 4A adalah televisi pintar berbasis Android OS. Menariknya perangkat ini mengikuti tradisi ponsel Xiaomi, punya spek oke dan dijual dengan harga ramah kantong.

Tapi bagaimana kualitasnya? Berikut review singkat Mi TV 4A.


Desain

Mi TV 4A, TV Pintar Layar Besar yang Ramah KantongFoto: Adi Fida Rahman/detikINET


Tampilan MI TV 4A tidak ada yang spesial, selayaknya perangkat televisi lainnya. Tapi kesederhanaan yang dibawa bukan berarti tidak enak dipandang.

Xiaomi membalut keseluruhan bodinya dengan warna hitam, termasuk kaki penyangganya. Bezelnya dibuat cukup tipis, karenanya meski ukuran 43 inch tidak membuat bodinya bongsor.

Mengejutkannya pula saat diangkat, televisi ini cukup ringan di kelasnya. Rupanya material televisi ini terbuat dari plastik. Keuntungannya, TV ini ringan, jadi tidak perlu dua orang untuk mengangkat televisi ini.

Jika ingin menempelkan Mi TV 4A di dinding pun dimungkinkan. Pengguna hanya cukup membeli braket VESA.

Mi TV 4A, TV Pintar Layar Besar yang Ramah KantongFoto: Adi Fida Rahman/detikINET
Konektor

Xiaomi membekali televisinya ini dengan konektor yang terbilang lengkap, terdiri dari
- 3 port HDMI
- 3 port USB 2.0
- 1 port AV
- 1 port S/PDIF
- 1 port Jack audio 3,5 mm
- 1 port Ethernet

Selain bisa terhubung dengan internet menggunakan Ethernet, tersedia opsi koneksi WiFi 2.4GHz 802.11 b/g/n.

Mi TV 4A, TV Pintar Layar Besar yang Ramah KantongFoto: Adi Fida Rahman/detikINET

Remote

Mi TV 4A ini dibekali remote yang minimalis, bayangkan hanya ada 8 tombol di sana. Paling atas tombol Power, di bawahnya terdapat tombol untuk mengaktifkan Google Assistant.

Kita akan menemukan tombol bulatan besar, fungsinya untuk navigasi ke atas, bawah, kanan dan kiri. Di tengahnya ada tombol Ok.

Ada tombol Mi untuk mengaktifkan antaramuka PatchWall, lalu tombol back dan Home. Paling bawah ada pengaturan volume.



Remote ini cukup nyaman di genggaman dan memudahkan navigasi di layar. Hanya saja perlu usaha lagi saat ingin mengetik sesuatu.

Andaikan dibekali gyro, pasti akan lebih mudah menjangkau huruf-huruf di keyboard virtual. Tapi kita masih bisa mengakali dengan memasang aksesori keybord.

Mi TV 4A, TV Pintar Layar Besar yang Ramah KantongFoto: Adi Fida Rahman/detikINET

PatchWall

Meski Mi TV 4A berbasis Android, Xiaomi menyertakan antarmuka PatchWall. Cukup sederhana dan mudah mengoperasikannya, sebab kita hanya mengarahkan navigasi ke bawah.

Xiaomi turut mengurasi konten dari Hooq, Catchplay dan iflix. Tapi untuk menikmati semuanya tentu harus berlangganan dan tersedia internet di rumah.

Performa

Jika mata sudah terbiasa dengan televisi buatan vendor Korea Selatan, melihat layar Mi TV 4A rasanya biasa saja. Kualitas warna dan ketajaman harus diakui kurang unggul.

Mi TV 4A, TV Pintar Layar Besar yang Ramah KantongFoto: Adi Fida Rahman/detikINET

Tapi mengingat harganya yang terjangkau, suguhan warnanya sudah dari lumayan. Apalagi televisi ini memiliki refresh rate 60 Hz dan sudut pandang mencapai 178 derajat, menonton film atau bermain game dari konsol tetap asik.

Hanya, jika ingin menikmati audio yang lebih nendang di telinga, perlu perangkat speaker tambahan. Sebab, audio yang dikeluarkan televisi ini masih standar.


Kesimpulan

Mi TV 4A patut dipertimbangkan bagi kamu yang ingin televisi pintar dengan layar besar, tapi dibanderol ramah kantong.

Varian 43 inch yang bertandang ke detikINET dibanderol hanya Rp 3,799 juta.

Mi TV 4A, TV Pintar Layar Besar yang Ramah KantongFoto: Adi Fida Rahman/detikINET

Walau tidak istimewa, kualitas layar dan audionya sudah cukup saat menikmati konten di dalamnya. Tapi pastikan rumah sudah memiliki koneksi internet, agar memaksimalkan fungsi televisi ini.

Tapi perlu diperhatikan, Mi TV 4A ini tidak cocok untuk penggemar Netflix. Sebab, layanan video streaming itu belum didukung televisi ini.

Selain itu, televisi ini tidak mendukung DVB T2, yang artinya siaran televisi yang ditangkap masih analog dan bukan digital.

Simak Video "Ini 5 Produk Minyak Telon Terpopuler, Mana Paling Hangat?"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/rns)