Senin, 11 Mar 2019 16:05 WIB

Hands On

Huawei Nova 4, Smartphone Langka karena Lubang Kamera

Fino Yurio Kristo - detikInet
Huawei Nova 4. Foto: detikinet Huawei Nova 4. Foto: detikinet
Jakarta - Huawei Nova 4 adalah salah satu smartphone langka saat ini, apalagi di kelas menengah atas yang menjadi incarannya. Itu karena ia mengusung lubang kamera yang tertanam di layar. Smartphone semacam ini memang masih bisa dihitung dengan jari, salah satunya seri flagship Galaxy S10 yang telah dipasarkan di Indonesia.

Nova 4 rilis di China pada Desember 2018 dan belum diketahui kapan akan dipasarkan di Tanah Air. detikINET berkesempatan menjajal Nova 4 edisi khusus, untuk merayakan terjualnya 200 juta unit smartphone mereka di tahun 2018 silam sebagai vendor terbesar kedua di dunia. Berikut sekelumit kesan pertamanya.

Nova 4 mengusung material dari kaca dan cukup besar, tapi masih tak terlalu merepotkan dipegang dengan satu tangan. Lain kalau untuk mengoperasikan, agaknya hampir selalu pengguna membutuhkan kedua tangannya.

Huawei Nova 4, Smartphone Langka Karena Lubang KameraFoto: detikinet

Desainnya sendiri khas Huawei dengan tepian melengkung serta warna gradien berkilauan. Di edisi khusus ini, ada perbedaan di mana warnanya merah kinclong dan di bagian belakang ada tulisan '200 milion Huawei mobile' dengan lambang 2 bintang.

Yang menarik perhatian tentu lubang untuk kamera depannya yang berada di sisi kiri atas. Berkat inovasi ini, layarnya terlihat lebih penuh dibandingkan jika memakai notch. Huawei menyatakan rasio layar ke bodi Nova 4 mencapai 86,3% karena adanya lubang kamera.

Mungkin pengguna akan sering memperhatikan lubang yang menjadi cara baru menampung kamera depan ini, tapi lama-lama agaknya terbiasa dan lebih tidak mengganggu dibandingkan notch. Untuk nonton video dengan layar penuh, lubang itu juga tidak menjadi kendala.

Huawei Nova 4, Smartphone Langka Karena Lubang KameraFoto: detikinet

Nova 4 punya layar IPS LCD lebar seluas 6,4 inch resolusi 1.080 x 2.310 pixel dan kepadatan pixel 398 ppi. Layat itu tampak jernih dan lapang. Ia sudah memakai sistem operasi Android 9.0 atau Pie alias yang paling mutakhir. Dipadukan dengan user interface khas Huawei, EMUI 9.

Adapun dapur pacu ditenagai prosesor Kirin 970 yang merupakan kelas flagship edisi tahun lalu. Diduetkan dengan RAM 8 GB serta memori internal 128 GB yang sayangnya tidak bisa diekspansi. Tapi agaknya sudah cukup besar jika tak digunakan berlebihan dalam menyimpan file.

Spek yang lumayan tinggi itu membuat performa Nova 4 mulus-mulus saja. Ia sepertinya masuk ponsel flagship yang nanggung karena prosesor meskipun powerful adalah keluaran tahun silam, bukan Kirin 980 yang jadi andalan Huawei tahun ini.

Kameranya ada tiga buah. Versi ini mengusung kamera utama 48 megapixel, 16 megapixel dan 2 megapixel untuk depth sensor. Hasilnya saat dicoba sekilas, bisa dibilang bagus di berbagai kondisi, walaupun memang bisa dilihat bukan berasal dari smartphone kelas flagship. Berikut sedikit contoh hasil foto Nova 4.

Huawei Nova 4, Smartphone Langka Karena Lubang KameraFoto: detikinet
Huawei Nova 4, Smartphone Langka Karena Lubang KameraFoto: detikinet

Huawei Nova 4, Smartphone Langka Karena Lubang KameraFoto: detikinet

Baterai ukuran 3.750 mAh menjadi sumber tenaga Nova 4 yang mendukung isi ulang cepat. Tidak sangat besar, tapi sudah cukup untuk menunjang operasi ponsel seharian.

Dari kesan pertama ini, Nova 4 bisa dibilang sebagai ponsel kelas menengah yang premium. Speknya tidak yang paling atas, tapi lebih tinggi dari beberapa smartphone mid end. Ditunjang dengan lubang kamera yang merupakan kemajuan dari notch, Nova 4 agaknya cocok bagi peminat smartphone yang tidak sangat mahal namun terasa papan atas.

Di China, Huawei membanderol Nova 4 dengan harga 3.399 yuan atau di kisaran Rp 7,2 juta. Sayang, belum ada tanda-tanda ia akan mendarat ke negara-negara lainnya.

Huawei Nova 4, Smartphone Langka Karena Lubang KameraFoto: detikinet
(fyk/krs)