Sony semakin agresif di jagat Android. Vendor yang baru saja memisahkan diri dengan Ericsson itu terus menggeber handset robot hijau terbarunya.
Salah satu yang paling anyar adalah Xperia P. Handset ini akan bertarung dengan sesama ponsel Android di kisaran harga Rp 4 jutaan.
Vendor asal Jepang itu tampak serius menciptakan Xperia P. Selain desainnya yang tampak menarik, jeroannya pun mumpuni di atas kertas dengan kehadiran prosesor dual core.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desain Solid
|
|
Ya, jika dilihat sekilas, Xperia P dan Xperia S seperti kembaran. Yang paling kentara kemiripannya adalah, terdapat bagian transparan di bawah layar yang memancarkan cahaya. Namun ukuran Xperia P lebih kecil.

Bodi Xperia P melengkung di bagian belakang yang membuatnya ergonomis, terasa mantap dalam genggaman. Tidak terasa licin.
Bodi Xperia P terlihat premium karena dominan menggunakan metal. Solid dan desainnya elegan, tampaknya Xperia P adalah salah satu handset yang bikin penggunanya percaya diri untuk pamer.
Ada catatan kecil di mana layar Xperia P tampaknya rentan tergores. Dalam pengujian, handset ini diperlakukan hati-hati. Namun tiba-tiba saja muncul beberapa goresan kecil yang cukup mengganggu di layarnya.
Sekeliling bodi Xperia P dihiasi dengan berbagai tombol dan port. Seperti tombol kamera, port USB, HDMI, tombol volume dan tentu saja tombol on off.

Catatan lagi, handset ini menggunakan micro SIM yang mungkin cukup merepotkan karena belum umum. Selain itu, baterainya juga tidak bisa dilepas dan tidak ada slot memori tambahan untuk menambah kapasitas penyimpanannya.
Layar Impresif
|
|
Layar yang impresif adalah salah satu kekuatan utama Xperia P. Selain teknologi WhiteMagic, masih ditambah pula dengan teknologi Mobile Bravia Engine untuk meningkatkan kejernihannya.
Resolusi layar Xperia P sebesar 540x960 pixel (qHD). Warna-warna yang tertampil di layar 4 inch handset ini tampak natural. Jernih di mata. Ketika dilihat di luar ruangan pun masih cukup nyaman.
Xperia P masih memakai sistem operasi Android Gingerbread 2.3 yang dijanjikan dapat diperbaharui ke Android 4.0. Sony memberikan kustomisasi tersendiri di interface Xperia P dengan Timescape UI.
Tampilan ikon Xperia P terlihat elegan. Terdapat lima buah homescreen di layar utama yang dapat dipasang dengan menu-menu sesuai keinginan penggunanya. Ada Media Folder yang mengorganisir kamera, pemutar musik dan radio FM.
Memang secara visual, tampilan Xperia P sangat khas dan menarik. Themes dan wallpaper khas seri Sony Xperia cukup menarik digunakan. Ada aplikasi khas Timescape yang mengorganisir jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.
Performa Lumayan
|
|
Secara teoritis, seharusnya operasional ponsel berlangsung mulus. Dan memang demikian. Meski masih ada sedikit gejala lag, perpindahan antar layar dan navigasi menu berjalan lancar.
Demikian juga kala mengakses berbagai aplikasinya. Misalnya Gallery. foto dan video langsung tampil dengan cepat.
Untuk bermain game tampaknya juga tidak ada masalah. Pengujian dilakukan dengan game Grave Defense HD. Tampilan game terasa sangat cemerlang dan operasionalnya cukup lancar. Meski terkadang ada juga gejala tidak responsif walaupun tidak sampai mengganggu.
Handset ini punya storage internal 16GB yang tidak bisa diekspansi karena tidak ada slot microSD. Sehingga pengguna harus membatasi data di dalamnya agar tidak terlampau berlebihan.
Jelajah internet di Xperia P didukung HSDPA sampai 14,4 Mbps dan HSUPA sampai 5,76 Mbps. Browsing berjalan lancar, tentunya tergantung dengan kekuatan jaringan operator yang digunakan.
Kamera dan lain-lain
|
|
Foto yang dihasilkannya terlihat kaya detail dan warna-warnanya akurat. Shutter lag, atau jangka waktu dari tombol kamera dijepret sampai menghasilkan gambar juga relatif minim, sehingga bikin nyaman.
Handset ini mampu mengambil video full HD 1080p. Sudah cukup baik untuk menggantikan camcorder dalam merekam berbagai momen berharga.
Pemutar musik atau video punya desain visual yang menarik. Seperti biasa, semburan suara dari speaker kurang menyajikan pengalaman audio yang menarik. Namun jika sudah memakai headphone, barulah suaranya jernih dan nendang.
Untuk menunjang operasionalnya, Xperia P dibekali baterai berkekuatan 1.305 mAh. Jika digunakan terus menerus, cukup boros juga dan hanya bertahan sekitar seharian.
Kesimpulan
|
|
Namun demikian, mereka yang mendambakan smartphone Android dengan kualitas yang bisa dipertanggungjawabkan kemungkinan besar tidak akan menyesali pilihan Xperia P. Handset ini bisa ditebus di kisaran harga Rp 4 jutaan.
(fyk/ash)