Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Review Produk
LG Optimus One, Android Froyo yang Bersahaja
Review Produk

LG Optimus One, Android Froyo yang Bersahaja


- detikInet

Jakarta - Beberapa waktu lalu, detikINET sempat mengulas kesan pertama menggenggam LG Optimus One. Kini akan coba lebih lanjut menguji lebih dalam dari kemampuan ponsel yang dibanderol Rp 2,9 juta ini.

LG Optimus One termasuk salah satu produk sukses LG di pasar global. Kini, Optimus One sudah dipasarkan di tanah air. Kesan pertama ketika detikINET memegang ponsel ini adalah kebersahajaan yang dipancarkannya.

Tampil Bersahaja

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wujud fisik ponsel tak neko-neko. Material plastik dominan di casing ponsel, dengan hiasan perak di sekelilingnya.

Empat buah tombol navigasi khas Android mejeng di bagian bawah layar seluas 3,2 Inch. Colokan headset standar 3,5 Inch, lubang USB, sebuah speaker depan, tombol volume dan tombol on/off tampak menghiasi sekujur bodi. Tidak ada tombol dedikasi khusus untuk kamera.



Dari sisi layar, ponsel ini mengandalkan teknologi HVGA (320 x 480-pixel) LCD. Lagi-lagi kebersahajaan tampak di sini terkait tidak diterapkannya teknologi yang lagi ngetren, taruhlah Amoled atau S LCD.

Namun demikian, kejernihan layar tetap terjaga dan warna-warna mampu diterjemahkan cukup baik. Di bawah sinar matahari, ponsel ini masih cukup nyaman digunakan.

Optimus One memakai teknologi layar kapasitif. Saat disentuh dengan jari, terasa layarnya responsif, hanya saja terkadang butuh dua atau tiga kali sentuhan untuk mengakses aplikasi.

Ponsel ini juga mendukung pinch to zoom, cukup mencubit layar maka halaman web atau gambar dapat dizoom. Tak ketinggalan ada fitur akselerometer untuk mengubah orientasiΒ  layar. Sayang kurang responsif dan terkadang butuh waktu lama agar layar menyesuaikan diri dengan gerakan ponsel.

Spesifikasi Lumayan

Sistem operasi di Optimus One sudah Android 2.2 alias Froyo yang termasuk salah satu daya pikatnya. Sebab, ponsel sekelas bahkan malah di atasnya banyak yang masih menggunakan Eclair atau lebih jadul lagi. Bahkan konon, LG sudah menyiapkan upgrade Gingerbread untuk Optimus One. Dengan Froyo, pengguna menikmati beberapa peningkatan, seperti performa CPU lebih baik.



Beralih ke sisi kamera, LG cuma menyediakan resolusi 3 megapixel. Tidak ada fitur flash sehingga pengguna harus pasrah jika obyek foto dalam kondisi gelap. Untungnya tersedia modus malam yang cukup menolong. Ketika dicoba di luar ruangan dan sinar cukup, hasil foto terbilang bagus.

Untuk pemotretan dalam cahaya rendah, kesan suram mulai terasa. Noise pun bermunculan. Penggguna juga dapat merekam video dengan kualitas VGA@18fps. Hasilnya cukup bisa diandalkan dalam cahaya memadai.

Soal pemutar musik, LG Optimus One terkesan seadanya. Tidak disematkan equalizer untuk mengatur nada yang diinginkan. Ketika musik diputar via speaker, suara yang terdengar lumayan jernih. Sayang saat volume diputar maksimal, terdengar suara cempreng.

Headset bawaan ponsel ini juga kurang nendang. Namun dengan colokan standar, kita dapat membeli headset pilihan. Optimus One juga menyediakan radio, dengan syarat pengguna harus memasang headset.

Urusan konektivitas, Optimus One menyediakan akses lengkap. Terdapat HSDPA, Wi Fi, sampai A GPS. Soal aplikasi, ponsel ini sudah menyematkan 14 aplikasi bawaan yang gunanya bermacam-macam. Jika kurang puas, pemakai dapat langsung mengakses Android Market untuk menambah aplikasi kesukaannya.

Ponsel ini memiliki CPU 600 MHz dan RAM 512 MB. Dalam menjalankan operasi dasar, ponsel ini tak memiliki kesulitan berarti. Hanya saja ada catatan khusus saat detikINET memainkan Angry Birds. Di tengah-tengah permainan, terkadang game tersendat-sendat, bahkan macet. Jika sudah begini, terasa kegunaan fitur TasKiller untuk mematikan aplikasi.

Optimus One dibekali baterai berkekuatan 1500mAh. Dalam pemakaian wajar, ponsel ini dapat bertahan lebih dari satu hari. Optimus One hanya memiliki memori internal 170MB namun dapat diekspansi via MicroSD. Asyiknya, ada bonus memori 2GB saat pembelian.

Kesimpulannya, jika Anda tidak terlalu mementingkan bentuk fisik sebuah ponsel pintar, LG Optimus One menjanjikan performa solid di kelasnya. Namun jika Anda memperhitungkan sebuah ponsel dari segi desain yang atraktif, sepertinya Optimus One tidak begitu cocok untuk Anda.


Kelebihan:
- Sudah adopsi Android Froyo
- Layar sentuh responsif

Kelemahan:
- Kamera tidak memiliki flash dan tombol khusus
- Desain sederhana

Spesifikasi LG Optimus One
  • Prosesor: Qualcomm MSM7227, 600 MHz
  • Memory: 512MB RAM dan 170MB ROM
  • Kamera: 3,15 MP, Autofocus
  • Layar: Touchscreen kapasitif 3,2 inchi, 320 X 480 pixel
  • Bobot: 129 gram
Β  (fyk/eno)







Hide Ads