Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Review Product
Manli Geforce GTX 465, Paling Adem di Keluarga Fermi
Review Product

Manli Geforce GTX 465, Paling Adem di Keluarga Fermi


- detikInet

Jakarta - Setelah hadir di beberapa vendor, Manli akhirnya ikut juga mengadopsi GPU paling bungsu dari jajaran keluarga Nvidia Fermi. Meski telah disiksa habis oleh detikINET, kartu grafis ini mampu menunjukan performa tanpa panas yang berlebih.

Nvidia Fermi memiliki nama komersil Geforce GTX 480, GTX 470 dan yang paling bungsu GTX 465. Jajaran kartu grafis tersebut merupakan Graphics processing unit (GPU) dari Nvdia yang telah mengusung kemampuan directX 11.

Hadir dengan kemampuan yang sangat perkasa, membuat GPU tersebut mampu melibas semua game hingga detail maksimal tanpa kendala yang berarti. Namun sayang, performa tersebut harus ditebus dengan panas GPU hingga lebih dari 100 derajat celcius. Terkecuali untuk Manli Geforce GTX 465.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manli Geforce GTX 465 merupakan keluarga bungsu dari jajaran kartu grafis berbasis Fermi. Meski masih turunan dari para terdahulunya, produk ini tidak menimbulkan panas berlebih seperti yang pernah ada di GTX 480 atau pun di GTX 470.





Performa Handal dan Paling Ademm...


Jika dilihat dari spesikasi yang ditawarkan, yakni memboyong sebanyak 352 CUDA Core, kapasitas memori 1GB, kecepatan GPU di kisaran 608 MHz dan kecepatan memori di 1,2 GHz. Maka tidak heran jika Manli Geforce GTX 465 mampu memainkan hampir semua game terkini pada detail maksimal.

'Penyakit' lama yang diderita para terdahulunya pun tidak tampak pada produk ini. Ketika diuji detiKINET dengan menggunakan aplikasi FurMark, suhu tertinggi pada produk ini hanya mencapai 83 derajat celsius. Hal ini tentunya amat berbeda dengan para terdahulunya yang menyentuh angka 100 derajat.

Performa yang ditawarkan pun tidak kalah hebat. Untuk memainkan Resident Evil 5 misalnya, produk ini mampu menjalankan game tersebut pada resolusi 1920 X 1080 dengan kondisi Anti-Aliasing 8X tanpa ada masalah. Frame per Second (FPS) yang didapatnya pun tergolong masih batas nyaman, yakni 74 FPS.



Bundling Sederhana Tanpa Game

Paket penjualan yang disertakan PT Dimensi Tiga pada produk ini terbilang cukup sederhana. Dengan merogoh kocek sebesar USD 324 para calon pengguna mendapatkan, 1 buah kartu grafis GTX 466, Kabel power tambahan, DVI to VGA converter, Mini HDMI converter dan CD aplikasi penunjang. Namun sayang, tidak ada game di dalam kemasannya.

Kehadiran Manli Geforce GTX 465 di Tanah Air sepertinya makin memperkaya pilihan pengguna terhadap kartu grafis berbasis directX 11. Jika menilik performa, fitur, serta harga yang ditawarkan. Produk ini cukup menjadi pilihan bijak para penggila game berkantung tebal.

Kelebihan:
+ Tidak panas
+ Performa memuaskan

Kekurangan:
- Tidak ada bonus game
- Harga masih agak mahal

Hasil Benchmark:

3D Mark 2006: 20248
3D Mark Vantage : P14378

Resident Evil 5
DirectX 10, 1920 X 1080: 94 FPS
DirectX 10, 1920 X 1080, 8X AA: 74 FPS

Spesifikasi umum:

- Cuda Cores: 352SP
- Core clock: 608 Mhz
- Memory clock: 802 Mhz
- Shader clock: 1215 Mhz
- Memory type: 1024MB DDR5
- Memory bandwidth: 256bit


Dalam mereview produk ini, detikINET menggunakan sistem berbasis: Prosesor Intel Core i7 965, Intel DX580SO, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 6GB kit, WD Raptor 300GB, ASUS VH226, Nvidia Forceware 257.21 dan sistem operasi Windows 7
(eno/wsh)







Hide Ads