Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Review Apple iPad
Mencicipi Jeroan iPad
Review Apple iPad

Mencicipi Jeroan iPad


- detikInet

Jakarta - Apple iPad pada dasarnya adalah sebuah komputer, yang memiliki berbagai komponen tertanam pada jeroannya. Apa saja yang ada di dalamnya dan --lebih penting lagi-- seperti apa dampaknya bagi pengalaman pengguna?

Komponen yang paling menonjol dari iPad adalah prosesor A4 1GHz yang menjadi 'otak' perangkat cantik tersebut. A4 merupakan sebuah system on a chip (SoC), artinya satu benda itu memiliki berbagai fungsi yang mengatur kinerja sistem dan bukan sekadar proses kalkulasi saja.

A4 boleh dibilang terdiri dari sebuah chip Cortex A8, ini adalah prosesor serupa dengan yang digunakan pada iPhone 3GS, yang dikawinkan dengan prosesor grafis PowerVR SGX. Selain, barangkali, fungsi-fungsi sistem lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa artinya itu? Tergabungnya prosesor inti, grafis dan beberapa komponen lain pada A4 memungkinkan sistem berjalan dengan lebih lancar. Misalnya, saat menjalankan aplikasi yang membutuhkan proses render grafis tiga dimensi seperti game.

Dari sisi performa, A4 jelas terasa kekuatannya dalam nyaris semua aktivitas pada iPad. Boleh dikatakan proses apapun yang dijalankan tidak akan tersendat, mulai dari membuka halaman web hingga game bergrafis berat.

Kehandalan chip A4 juga terasa saat melihat-lihat gambar lewat aplikasi Photo. Melihat-lihat banyak gambar resolusi tinggi, kemudian melakukan aktivitas seperti zoom in - zoom out tampaknya sama sekali tidak membuat A4 'berkeringat'.

WiFi dan Bluetooth

Perangkat keras berikutnya yang patut diperhatikan dari iPad adalah perangkat konektivitas, dalam hal ini WiFi dan Bluetooth (model iPad dengan kemampuan 3G belum tersedia di mana-mana). Chip WiFi yang digunakan Apple mendukung standar 802.11 a,b dan g. Sedangkan Bluetoth-nya adalah versi 2.1.

Dalam pengujian kasat mata yang dilakukan detikINET, kemampuan menangkap sinyal WiFi iPad dibandingkan iPhone 3GS tidak terpaut jauh. Namun secara spesifikasi, iPad disebut memiliki chip WiFi yang lebih kuat daripada iPhone 3GS.

Satu hal yang terasa, dalam penggunaan di lokasi yang sama, iPad tampak lebih mampu menjaga sambungannya dengan sinyal WiFi. Jika iPhone 3GS yang digunakan detikINET sering meminta Log In ulang ke jaringan WiFi, iPad nyaris tak pernah melakukan itu.

Untuk Bluetooth-nya, detikINET sempat mencoba menghubungkan dua buah iPad melalui Bluetooth untuk bermain game. Hasilnya, koneksi Bluetooth tampak bisa diandalkan. Ini berbeda dengan, pada kesempatan yang terpisah, saat menghubungkan dua buah iPhone 3GS lewat Blueetooth.

Namun saat menghubungkan sebuah iPhone 3GS dengan iPad, melalui aplikasi PicRemote (iPhone) dan PicRemoteX (iPad), konektivitas Bluetooth terasa biasa saja. Dari tiga kali transfer file yang dilakukan, hanya satu kali yang berhasil. Entah masalahnya ada di Bluetooth iPhone atau iPad.

Baterai

iPad menggunakan baterai Lithium Polymer 25Wh, Apple mengklaim baterai ini bisa digunakan selama 10 jam sebelum harus diisi ulang. Dalam pengujian sederhana yang dilakukan detikINET, terbukti baterai iPad bisa bertahan pada kisaran itu.

Waktu kurang lebih 10 jam itu mencakup berbagai aktivitas normal pada iPad, seperti membuka gambar, menonton video, mengakses internet dan tentunya menjalankan berbagai aplikasi dan game.

Agaknya, hal yang paling banyak menguras baterai iPad adalah layarnya. Jika iPad digunakan untuk menyalakan musik, dalam keadaan layar gelap (standby), waktu penggunaan perangkat itu bisa saja melampaui 10 jam yang diiklankan.

Penggunaan normal, artinya tidak terus-menerus digunakan, baterai iPad terbukti cukup handal dan hanya perlu diisi 2 kali setiap 3 hari. Tentunya seiring waktu kemampuan baterai ini akan berkurang.

Satu hal yang agak menyulitkan bagi pengguna iPad yang tidak menggunakan Macintosh, mengisi ulang baterai lewat port USB adalah hal yang nyaris tidak mungkin dilakukan. Kebanyakan PC Windows, apalagi laptop, tidak memiliki cukup daya pada port USB-nya untuk mengisi baterai iPad.

Walhasil, pengisian dengan menyambungkan kabel USB ke adaptor ke sumber listrik jadi pilihan satu-satunya. Ini juga berarti, tidak seperti iPhone, mengisi baterai iPad tidak bisa dilakukan sambil Sync ke PC Windows.


Nantikan lanjutan seri Review iPad yang dilakukan detikINET. Berikutnya, detikINET akan menjajal aplikasi pada iPad. Mulai dari aplikasi bawaan dan juga, tentunya, aplikasi dari App Store.


Simak juga bagian pertama Review iPad di detikINET: Mengintip Masa Depan Lewat Sentuhan

(wsh/wsh)




Hide Ads