Selasa, 09 Mar 2010 17:26 WIB

Review Product

Lenovo IdeaPad S10-3t, Netbook Sentuh Berlayar Putar

- detikInet
Jakarta - PC tablet dari Lenovo ini bisa jadi memiliki sedikit nilai plus dibanding iPad. Meski posisinya berbeda, IdeaPad S10-3t dapat menjawab kelemahan iPad seperti: permasalahan pada Flash, slot memori card, serta keyboard fisik.  

Seri lanjutan IdeaPad S10 ini adalah produk PC tablet multi-touch pertama besutan Lenovo. Dengan harga sekitar Rp 5,5 juta dan prosesor terbaru Intel Atom N470, Lenovo seolah ingin menarik pangsa pasar dengan tabletnya ini.  

Pengguna dapat merasakan sensasi layar sentuh dalam sebuah netbook berlayar putar 180 derajat. Satu hal yang disayangkan, baterai S10-3t hanya sebesar 4 sel. Ditambah lagi fitur layar sentuhnya yang memakan banyak daya.

Kita lihat apakah dengan kelebihan yang ditawarkannya, S10-3t bisa menjadi pilihan alternatif iPad? atau justru menjadi netbook mahal berlayar sentuh. 



Desain: Glossy dan Ringan, Sayang Keyboard Mudah Kotor

Untuk sebuah netbook layar sentuh, S10-3t termasuk produk yang ringan. Pasalnya, dengan bobot 1,27 kg, produk ini sangat nyaman untuk dijinjing. Dengan motif cosmic night yang berbahan glossy, S10-3t nampak anggun saat dibuka, ditutup atau diputar menjadi tablet.

Sayang bahan plastik berwarna putih yang ada di body keyboard justru membuatnya cepat kotor. Dalam benak detikINET ada suatu pertanyaan. Mengapa Lenovo tak mengusung desain glossy di seluruh permukaan dan cover produki ini? Bukankah hal ini lebih membuat produk ini nampak eksklusif?

Saat dijajal dengan ukuran layar sebesar 10,1 inchi, S10-3t sudah cukup lega untuk kegiatan office dan browsing layaknya sebuah netbook. Untuk urusan port, S10-3t dilengkapi dengan: 2 buah port USB, 1 port VGA, 1 port LAN, dan 2 jack audio yang terbagi di sisi kanan dan kiri body.  

Saat digunakan untuk mengetik, keyboard S10-3t rasanya masih sama seperti versi terdahulu. Satu hal yang sedikit berbeda adalah touchpadnya. S10-3t tampil dengan desain touchpad bertekstur sedikit kasar. Selain itu tombol klik kanan dan kiri kini menyatu dengan touchpad. Alhasil desain body keyboard bagian bawah menjadi lebih rapi.



Netbook Bisa, Tablet Pun Bisa

Bukan tablet namanya bila tak bisa diajak berinteraksi dengan sentuhan jari. Begitu juga dengan IdeaPad S10-3t ini. Saat layar dibuka, generasi terbaru dari S10 ini siap digunakan layaknya sebuah netbook. Jika bosan, pengguna bisa memutar layarnya sebesar 180 derajat, membaliknya dan menjadikannya sebuah tablet, yang siap 'disentuh-sentuh'.

Desain yang diusung modus tablet S10-3t ini tergolong tidak simple, dengan lima tombol panel di sekitar monitor. Di sisi kanan ada tombol power dan pengunci. Sementara di sisi kiri ada tombol mute, pengubah ukuran layar menjadi vertikal atau horizontal, serta shortcut untuk portal Lenovo Natural Touch.

Satu hal yang menarik di sini yaitu adanya beberapa tools bawaan Lenovo, yang membuat fitur layar sentuh menjadi lebih asyik seperti:

1. Lenovo Natural Touch

Layaknya portal layar sentuh Acer bernama 'Touch Portal', Lenovo Natural Touch memiliki tampilan unik yang bisa digeser-geser untuk masuk ke suatu aplikasi. Jika dibandingkan dengan portal milik Acer, Natural Touch terasa lebih 'berat'. Namun secara keseluruhan desainnya lebih menarik.

2. Bump Top

Tampilan variasi desktop ini, mengubah shortcut yang ada di desktop menjadi balok-balok yang bisa ditempel pada sebuah kotak buatan Lenovo. Sebenarnya fungsinya tidak terlalu berguna, hanya berupa variasi tampilan 'kosmetik' Windows 7 semata.

3. Lenovo VeriTouch

Satu lagi aplikasi yang kurang berguna namun menarik. Seperti namanya, VeriTouch berfungsi merestart, men-shut down, atu melakukan log-off dengan simbol-sombol tertentu yang ditorehkan ke layar, menggunakan verifikasi jari. Sayangnya, pengguna harus masuk aplikasi ini terlebih dahulu, tidak bisa langsung dijalankan. Sangat membuang waktu.

Secara umum, performa layar sentuh S10-3t ini sangat responsif. Sayangnya jika pengguna masuk ke portal layar sentuh Natural Touch, entah mengapa responnya menjadi lamban. Mungkin source yang dibutuhkan untuk menjalankan portal ini memang berat, mengingat memori RAM netbook ini hanya 1GB.

Ada sebuah aplikasi lagi yang menarik. Namanya adalah Lenovo DirectShare. Fitur ini berguna untuk mensinkronisasi file antar produk Lenovo yang juga memiliki teknologi DirectShare. Sayang fitur ini tak bisa digunakan pada produk-produk lama Lenovo.



Performa Cukup Responsif

Pada dasarnya, Lenovo IdeaPad S10-3t adalah sebuah netbook tablet layar sentuh yang ditujukan bagi pengguna kantoran dan dosen. Dilihat dari fungsinya, produk ini dapat melewati tes yang diberikan detikINET sesuai porsinya, kecuali untuk portal Natural Touch. 

Untuk urusan film HD kompresi seperti YouTube, laptop ini dapat menjalankannya secara mulus dan lancar. Namun tidak tentunya untuk resolusi full HD. Hasil uji yang dilakukan detikINET, laptop ini mampu menjalankan streaming video full HD pada YouTube, dan 'keok' saat dijejali Film Transformer II full HD.  

Urusan audio jangan ditanya. Suara yang keluar dari speaker terasa sangat 'cempreng' dan tidak enak didengar. Bahkan suara seperti terkurung dengan dominasi treble yang nyaring. 

Netbook layar sentuh ini memiliki resolusi maksimal 1024 x 600. Saat dijajal detikINET untuk browsing, mengetik dengan Microsoft Office, sembari mendengarkan file .mp3, netbook ini berjalan cukup lancar walau hanya berbekal memori RAM 1GB.

Bagian body laptop ini pun tak terasa overheat saat dijejali tes-tes tersebut selama sekitar 3 jam. Nampaknya Lenovo IdeaPad S10-3t memang memiliki sirkulasi udara yang cukup baik.

Untuk masalah ketahanan baterai, laptop ini sanggup bertahan sekitar 3 jam, saat digunakan untuk browsing dengn Wi-Fi. Standar lah, untuk ukuran netbook dengan baterai 4-cell. Sementara untuk waktu pengisian membutuhkan waktu hampir 2 jam.


Kesimpulan:

Dengan desain layar putarnya, netbook ini dirasa sangat cocok menjadi kawan setia pekerja kantoran yang gemar melakukan presentasi. Selain itu, kalangan dosen atau pembicara publik juga pas untuk menenteng PC tablet berdesain glossy ini.

Dengan otak versi terbaru Intel Atom serta memori RAM 1GB, Ideapad S10-3t sudah cukup jika digunakan untuk kebutuhan office sehari-hari. Saat ingin mengetik dokumen, fungsikanlah produk ini sebagai netbook. Saat ingin presentasi, ubahlah menjadi tablet PC yang ringan dijinjing.

Sayang untuk urusan suara, produk ini sedikit mengecewakan. Ditambah baterai bawaan yang hanya 4-cell, netbook ini hanya sanggup bertahan sekitar 3 jam. Dengan kisaran harga Rp. 5,5 juta, IdeaPad S10-3t bisa menjadi pilihan altenatif bagi pengguna yang mencari gadget layar sentuh multifungsi.


Kelebihan:
+ Netbook sentuh berlayar putar
+ Desain menarik 

Kekurangan:
- Baterai hanya 4 cell
- Portal layar sentuh kurang responsif

 
Spesifikasi Umum:
- CPU: Intel Atom N450 (1,66 Ghz)
- OS: Windows 7 Starter Edition (32-bit) 
- Display: 10,1 inchi (1024x600)
- Memori RAM: 1GB (up to 2 GB) 
- Baterai: 4-cell 
- Berat: 1,27 kg
- I/O: 2 USB, 2 jack audio, LAN, VGA
- Storage: 160 GB 
- Harga: Rp 5,5 juta (fw/faw)