Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Review Produk
DA GTX 260, Si Hijau Bertubuh Merah
Review Produk

DA GTX 260, Si Hijau Bertubuh Merah


- detikInet

Jakarta - Biasanya kartu grafis dengan chipset Nvidia akan dibalut dengan PCB berwarna hijau seperti khasnya, tetapi kartu grafis Digital Alliance (DA) Geforce GTX 260 219SP Sonic, malah menggunakan PCB berwarna merah yang biasa dijumpai pada jajaran kartu grafis ATI Radeon.
Β 
Tampang dan spesifikasi sangar Kartu grafis DA GTX 260 ini merupakan jajaran produk Nvidia yang memiliki kemampuan yang hebat, dibekali dengan 216 stream prosesor (SP), video memory Β DDR3 sebesar 896MB dan memory interface sebesar 448 bit, membuat kartu grafis ini dapat melahap semua game saat ini dengan detail maksimal.
Β 
Pendingin dengan 2 kipas ini ternyata cukup efektif meredam panas dan tergolong tidak berisik, suhu kartu grafis ini pada saat kondisi idle hanya berkisar di 60C sedangkan ketika sedang full load berada dikisaran 73C, suhu yang tergolong dingin untuk vga dengan core clock 625MHz dan clock memory 2200 MHz.
Β 
Performa

Untuk menguji kemampuan kartu grafis ini detikINET mencoba dengan aplikasi berbasiskan DirectX 10, pengujian pertama menggunakan aplikasi benchmark yakni Futuremark 3D Vantage yang berhasil lolos dengan skor P9623 (GPU Score).
Β 
Sedangkan untuk game, detikINET mencoba dengan Farcry2 hasilnya, dengan level ultra high diresolusi 1440 X 900 kartu grafis ini mampu menembus 38fps tanpa anti-aliasing, sedangkan ketika menggunakan anti-aliasing sebanyak 4X hanya
berkurang menjadi 36fps.
Β 
Pengujian tersebut dilakukan dengan menggunakan sistem AMD Athlon X2 3Ghz, RAM 2GB dan mengunakan Windows7 64bit build 7000. Dari pengujian tersebut dapat disimpulkan kartu grafis sekelas DA GTX 260 216SP akan lebih optimal jika dibandingkan dengan sistem berbasis QuadCore.
Β 
PhysX dan CUDA

Seperti diketahui rentetan kartu grafis Nvidia mulai dari seri 8000 sudah mendukung PhysX dan CUDA, untuk membuktikan kemampuan tersebut detikINET mencoba dengan demo PhysX dari Nvidia yakni Sneak Peak: Nurien Demo.
Β 
Ada sedikit hal yang membingungkan, rata-rata fps yang didapat GTX 260 ini ternyata lebih kecil jika dibandingkan dengan Geforce 8800GT, yakni 23fps untuk GTX 260 dan 24 fps untuk Geforce 8800GT. Walaupun perbedaan yang tidak terpaut jauh, hal tersebut patut dipertanyakan mengingat Geforce 8800GT memiliki spesifikasi yang jauh lebih rendah dari GTX 260 216SP.
Β 
Dengan Badaboom, Nvidia mengklaim dapat mengalihkan beban CPU ke GPU sehingga dapat meringankan kinerja prosesor. Hal tersebut tidak bisa dipungkiri, ketika dicoba melakukan konversi video dengan kartu grafis ini, task manager menunjukan 10-14% penggunaan CPU, sedangkan dengan kartu grafis yang tidak mendukung CUDA kinerja prosesor dapat mencapai 55%.
Β 
Hasil Pengujian:
3DMark VantageΒ Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β  : P11427
Farcry2 Ultra High (1440X900)Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β  Β  Β  Β Β  Β  : 37.57 fps
Farcry2 Ultra High (1440X900, 4X Anti-Aliasing): 36.01 fps

Paket Penjualan:
DA membundling kartu grafis ini, dengan hardcase yang berbentuk seperti kotak makan siap saji ala jepang. Sedangkan isi di dalam hardcase yang mewah itu terdapat CD Drivers, 1x DVI Adaptor, 1x HDMI, kabel HDTV, kabel 6pin VGA Power dan bonus game yang tergolong lawas yakni Tomb Rider Aniversary.
Β 
Kelebihan
+ Performa yang hebat
+ Pendingin tidak berisik
Β 
Kekurangan
- Bonus game yang sudah usang
- Dengan harga $295 rasio Price/Performance-nya kurang

Pengujian benchmark produk ini menggunakan 3D Mark Vantage dengan dukungan resmi dari FutureMark.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


(eno/wsh)




Hide Ads