Secara tampilan luar, Pico DJJ tak jauh berbeda dengan produk sejenis dari pesaing. Dengan monitor LCD 10,2 inch dan resolusi 1024 x 600 (WXGA), produk ini seolah sama dengan netbook lainnya.
Namun jika ditelisik ke bagian dalam, baru kelebihan netbook ini mulai terkuak. Yang paling signifikan adalah kapasitas hardisknya yang mencapai 160 GB. Axioo pun berujar bahwa netbook ini memiliki kapasitas penyimpanan terbesar di kelasnya, setidaknya untuk saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara dari sisi 'jeroan', Pico DJJ tetap menggunakan Intel Atom Prosesor N270 1,6 GHz, 512 Kb L2 Cache dan FSB 533 MHz (on board). Memori yang digunakan adalah DDr2-533/667 MHz chipset PC 5300 yang bisa di-upgrade hingga 2GB.
Axioo membanderol netbook ini di kisaran harga Rp 4 hingga Rp 5 juta. Dengan menggunakan baterai Li-on, netbook seberat 1,2 Kg ini mampu bertahan 180 menit untuk standby dan 120 menit untuk worktime.
Mau ngobrol seputar dunia komputer? Masuk saja ke detikINET Forum.
(ash/fyk)