Hal menarik lainnya, mantan CEO Google itu seperti dilansir Mashable dan dikutip detikINET, Kamis (13/10/2011), menuliskan pesan publik pertamanya di Google+ hari ini. Sebuah postingan sederhana disertai tautan ke video, artikel dan foto mengenai pemikirannya soal pendiri Apple yang baru berpulang, Steve Jobs.
Seperti diketahui, Schmidt pernah menjabat sebagai dewan direktur Apple hingga 2009 ketika kompetisi di antara Android dan iPhone berubah menjadi konflik kepentingan utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak kemunculan postingan tersebut, beberapa executive Google lainnya mulai memposting update yang bisa dilihat publik di Google+. Antara lain Senior Vice President (SVP) Search Alan Eustace, SVP Ads Susan Wojcicki dan Chief Business Officer Nikesh Arora.
Sebagai salah satu petinggi Google, bergabungnya Schmidt di Google+ dapat dikatakan agak telat. Mengingat Google+ adalah salah satu dari produk perusahaannya, banyak yang beranggapan bahwa Schmidt seharusnya lebih dulu mencoba pengalaman berjejaring sosial di situs tersebut.
Jika mau dibandingkan dengan Mark Zuckerberg misalnya, CEO Facebook ini lebih dulu mencoba situs yang dikembangkannya tersebut dan aktif menggunakannya setiap hari. Dalam hal ini Zuckerberg malah lebih tanggap dibanding Schmidt yang langsung menjajal Google+ tak lama setelah situs itu diperkenalkan.
(rns/rns)