"Jadi kan dia itu jalur ibunya orang Bukittinggi yang sukunya Koto. Sudah 76 tahun di suku tua itu, datuknya meninggal dan belum ada yang gantikan. Hari ini Pak Tifatul diangkat jadi datuk," ujar staf khusus Tifatul, Ahmad Mabruri, kepada detikcom, Sabtu (27/2/2010).
Pelantikan Tifatul dilakukan di Desa Nagari Guguak Tabek Sarojo, Kecamatan 4 Koto Kabupaten Agam. Dalam pelantikan tersebut dihadiri Mendagri Gamawan Fauzi, Gubernur Sumatera Barat Marlis Rahman, 46 pemimpin suku lain, dan beberapa tokoh adat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi dia nanti yang akan menyelesaikan masalah sukunya dan pemberian restu," jelasnya.
Mabruri mengatakan, pemilihan terhadap Tifatul bukan karena sebagai menteri. Namun merupakan kesepakatan dari pihak keluarga. Tidak ada yang bisa dan mau menjadi pemimpin suku Koto.
"Karena ada jalur dari ibunya juga. Bisa juga karena dinilai sukses tapi nggak tahu juga saya. Yang pasti itu disetujui sama yang lain," ungkapnya.
(gus/rou)