Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tegang di Thailand, Menlu Singapura Curhat di Blog

Tegang di Thailand, Menlu Singapura Curhat di Blog


- detikInet

Jakarta - Tak mengenal umur atau status sosial, semua bisa 'ngeblog' ria. Tak terkecuali Menlu Singapura George Yeo yang menceritakan pengalaman menegangkannya di Thailand lewat sebuah blog.

Menggunakan sudut pandangnya, kita seakan-akan dibawa langsung ke kejadian di Pattaya, Thailand. Saat itu terjadi penundaan, dan akhirnya pembatalan, Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN.

Pembatalan itu disebabkan aksi demonstrasi dari Red Shirt, para pendukung mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra. Kisah yang menegangkan, yang juga mengetengahkan aksi penyelamatan jajaran petinggi beberapa negara ini dimuat di dalam blog yang dibidani oleh situs Beyond.sg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada yang menarik dari salah satu foto yang dipublish di situ. Foto itu menggambarkan Yeo yang sedang berdiri di luar hotel dengan pemandangan barisan tentara di belakangnya. Seperti diamati detikINET pada blog beralamat beyondsg.typepad.com, Rabu (15/4/2009), Yeo yang sedang berdiri sambil menyunggingkan senyumnya seakan tak sadar akan gentingnya suasana di luar hotel saat itu (lihat foto).

"Saya tadinya yakin para tentara (berbondong-bondong) hanya untuk pergi makan siang. Kemudian saya tahu bahwa Red Shirt telah menembus pagar dan bergerak untuk mengambilalih gedung konferensi," tutur Yeo.

Di blog tersebut Yeo juga menyebut nama Presiden SBY. Dikatakannya, Presiden SBY tidak bisa meninggalkan U-Tapao, sementara pemimpin ASEAN lain berada di Royal Cliff Beach Resort.

Sejauh ini, beberapa komentar telah masuk di blog Yeo tersebut. Beberapa di antaranya mengungkapkan rasa syukur bahwa Yeo selamat dan senang karena ia telah membagikan pengalamannya. Namun ada juga yang mengatakan Yeo kini bisa mengetahui seperti apa rasanya kehilangan kendali.

(sha/wsh)




Hide Ads