Secara desain, Lumia 925 dan 928 mirip dengan sang 'kakak', Lumia 920. (kredit foto: theverge)
Keduanya telah mengusung sensor 1/3,2 inch backside-iluminated dengan resolusi 8,7MP. Untuk mengantisipasi minimnya cahaya saat pengambilan gambar, Nokia membenamkan sebuah xenon flash di belakangnya pada Lumia 928 dan dual-LED flash pada Lumia 925. Dari kiri ke kanan, Lumia 920, 925, dan 928. (kredit foto: theverge)
Aperture lensa Carl Zeiss yang diusung Lumia 925 dan 928 mengadopsi bukaan lebar yakni f2/.0. Menguntungkan saat pemotretan di kondisi low light. Fitur optical image stabilisation juga tetap dipertahankan. (kredit foto: theverge)
Selain kemampuan kamera mumpuni, Nokia juga kembali memperkenalkan fitur pengolah gambar yang dibenamkan pada Lumia 928 dan Lumia 925 yang di antaranya Smart Camera untuk memudahkan pengambilan action shot, Motion Object Removal, dan Object Removal. (kredit foto: theverge)
Jika Lumia 928 masih mengandalkan plastik polycarbonate, maka Nokia Lumia 925 hadir dalam balutan casing alumunium. (kredit foto: theverge)
Namun material alumunium yang digunakan tidak sepenuhnya menutupi bodi Lumia 925 melainkan hanya membalut bagian sisinya saja. (kredit foto: theverge)
Khusus Lumia 925, Nokia menyediakan back-cover tambahan yang harus terpasang saat melakukan wireless charging. (kredit foto: Mashable)