Hal ini dibuktikan oleh tiga programmer dari AT&T Bell Laboratories yang menyaksikan program ciptaan mereka bertarung memperebutkan kontrol atas satu komputer dalam eksperimen yang dinamakan 'Core Wars'.
Fakta yang cukup mengejutkan adalah virus pertama yang secara resmi diakui (C) Brain bukan berasal dari Amerika atau Eropa sebagai negara penemu komputer, tetapi berasal dari Pakistan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlu diketahui bahwa saat itu nyaris semua komputer hanya bisa dihidupkan melalui disket, hanya sedikit yang menggunakan hardisk karena saat itu masih amat mahal dan belum umum.
Setelah masuk ke dalam sektor boot, program ini akan menetap di memori komputer untuk menduplikasikan dirinya ke disket lain yang dimasukkan ke drive A ataupun drive B.
Setahun setelahnya, University of Delaware menyadari bahwa mereka telah terinfeksi virus tersebut karena adanya label '(c) Brain' pada disket-disket yang mereka gunakan.
Bersambung...
Β
*) Penulis, Alfons Tanujaya adalah seorang praktisi antivirus dan keamanan internet. Ia bisa dihubungi melalui email info@vaksin.com.
(eno/rou)