Anto tak sendiri, dia bersama pengguna iOS dan Android lainnya juga merasa kecewa karena janji perusahaan asal Kanada tersebut tidak terbukti.
Ya, peristiwa bersejarah bagi BlackBerry ini ternyata ternoda dengan masalah yang membuat pengguna yang ingin menginstal layanan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pengumuman Tanggal Rilis
|
|
Beberapa jam sebelum acara, BlackBerry melalui blog resminya mengumumkan bahwa pengguna handset Android sudah bisa men-download secara resmi di Google Play Store pada tanggal 21 September. Sementara untuk iOS akan meluncur di App Store 22 September.
Saat acara yang digelar di pusat bisnis di Jakarta Pusat, Managing Director BlackBerry Indonesia Maspiono Handoyo menegaskan bahwa BBM untuk Android hadir pada 21 September pukul 18.00 WIB di Indonesia.
Sedangkan untuk pengguna iPhone bisa mengunduhnya pada pukul 00.01 tanggal 22 September.
2. Janji Cuma Janji
|
|
Pentolan Android Lucky Sebastian pun mengungkapkan rasa exicted dengan menuliskan beberapa kali count down di akun Twitter miliknya.
Tapi janji tinggal janji, tanggal 21 September pukul 18.30 WIB masih belum ada tanda-tanda kehadiran BBM di Google Play Store.
'Teriakan' para pengguna handset yang penasaran pun semakin menjadi, ketika 2 jam setelah pukul 18.00 WIB, masih belum juga ada aplikasi yang dimaksud di Google Play Store.
3. APK Final BBM Bocor
|
|
Bocoran ini terus meluncur bagai pesan berantai. Beberapa yang sudah menginstalnya mengaku sudah bisa menggunakan BBM untuk Android.
Kendati file APK sudah beredar luas secara ilegal, nyatanya BlackBerry masih belum menaruh link resmi di Google Play Store.
4. BBM di iOS Ditarik
|
|
DetikINET pun termasuk yang mengunduh aplikasi ini, walaupun berulang kali mengalami kegagalan saat melakukan sign in.
Untungnya, sekitar pukul 2.00 WIB dini hari, BBM untuk iOS masih lancar dan enak dijalankan. Baik menggunakan akun ID BlackBerry maupun membuat akun baru.
Apes, baru beberapa jam hadir di App Store, aplikasi untuk iPhone sudah tak ada sejak Minggu 22 September pagi.
5. Permintaan Maaf Pertama
|
|
Menurut tulisan itu, BlackBerry terpaksa melakukan pembetulan setelah permintaan pengunduhan APK BBM Android yang mencapai 1.1 juta download, yang sayangnya berasal dari link ilegal.
Pengguna pun diminta bersabar mengenai masalah yang terjadi.
6. Masih Disuruh Bersabar
|
|
Alih-alih mendapatkan kabar bagus, BlackBerry men-tweet agar pengguna yang menginginkan BlackBerry Messenger lintas platform untuk terus bersabar. Walau entah sampai kapan.
"Kami akan segera memberitahu Anda kabar yang terbaru secepatnya. Tim kami bekerja tanpa henti. Sign-up untuk mendapatkan informasi terbaru di BBM.com," cuit akun Twitter BBM yang diposting Senin dini hari waktu setempat.
7. Bos BBM Akhirnya Angkat Bicara
|
|
Seperti dijelaskan Andrew Bocking, Head of BBM di BlackBerry, pada minggu lalu aplikasi BBM untuk Android menyebar dengan cepat di berbagai situs file sharing. Hanya saja, itu bukan BBM untuk Android yang telah resmi dirilis BlackBerry.
"Kami khawatir aplikasi BBM untuk Android yang tidak resmi ini akan menimbulkan isu (masalah-red.)," kata Bocking, dalam keterangannya di blog resmi BlackBerry, seperti dikutip detikINET.
Sebab, volume trafik yang dilontarkan dari aplikasi BBM untuk Android tak resmi tersebut terbilang luar biasa besar. Namun ini terindikasi bukan sesuatu yang normal dan berimbas terhadap sistem milik BlackBerry.
8. BBM Android Diblokir
|
|
Andrew Bocking, Head of BBM di BlackBerry mengatakan, timnya saat ini tengah berjuang melakukan 'penyesuaian' terhadap sistem yang dijejali dengan trafik tidak normal dari BBM untuk Android tidak resmi.
"Kami juga akan melakukan pemblokiran untuk aplikasi BBM di Android yang tidak resmi tersebut ketika aplikasi yang resmi siap diluncurkan," lanjut Bocking.
Sekali lagi, pengguna yang menginginkan BBM diminta untuk bersabar sampai perbaikan selesai.
(tyo/ash)