Senior Manager Radio Network Planning Axis, Rio Jatmiko menjelaskan, hasil uji kualitas jaringan menunjukkan bahwa jaringan Axis mengeluarkan troughput data maksimal 2,05 Mbps (sangat baik), kekuatan sinyal rata-rata adalah -78,61 dBm RSCP (sangat baik) dan kualitas sinyal rata-rata adalah -8.34 dB Ec/No (sangat baik); 24,23 CQI (sangat baik).
Sementara itu, dari 23 kali panggilan yang dilakukan selama uji jaringan, Call Set-up Success Rate (CSSR) dan Call Completion Success Rate (CSSR) juga mencapai 100%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaringan Axis di Bandung mengalami pertumbuhan yang cukup cepat pada trafik data, setelah peluncuran layanan Axis Mobile Broadband di wilayah tersebut Juni tahun lalu. Implementasi HSPA+ dikatakan bakal meningkatkan kapasitas jaringan dan memungkinkan lebih banyak pelanggan untuk dapat menikmati pengalaman mobile broadband yang lebih baik lagi.
Syakieb A. Sungkar, Direktur Sales Axis menambahkan bahwa beberapa bulan belakangan Axis telah memperluas jangkauan, melakukan peningkatan kapasitas jaringan di berbagai kota seperti di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Jogjakarta, dan Surabaya.
"Peningkatan ini meliputi semua aspek dari pengalaman pelanggan dalam menggunakan layanan seluler, termasuk suara atau telepon, data, dan solusi di dalam gedung. Jadi, apa sebenarnya artinya bagi pelanggan Axis? Dalam satu kata, semuanya. Maksudnya, layanan data berkecepatan tinggi dan layanan telepon berkualitas," pungkasnya.
Langkah ekspansi ini sendiri merupakan bagian dari rencana pada Juni 2011, dimana Axis yang merupakan anak usaha Saudi Telecom Company itu mendapatkan pendanaan sejumlah USD 1,2 miliar untuk mendukung pembangungan jaringan dan infrastruktur pada jaringan layanan data dan memperkenalkan teknologi HSPA+.
(ash/ash)