Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
5 Cara Cek Titik Banjir di Jakarta, Ada JAKI dan Google Maps

5 Cara Cek Titik Banjir di Jakarta, Ada JAKI dan Google Maps


Aisyah Kamaliah - detikInet

Banjir menggenangi ruas jalan di Kramat Jaya Raya, tepatnya di depan Jakarta Islamic Center (JIC). Banjir diakibatkan karena hujan deras yang turun sore tadi.
Suasana banjir di ruas jalan depan Jakarta Islamic Center (Foto: Dian Fitriyanah/detikcom)
Daftar Isi
Jakarta -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 23 ruas jalan serta 10 wilayah RT di Jakarta Selatan dan Jakarta Utara terdampak banjir awal pekan ini. Inilah cara mengecek banjir secara online.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan banjir yang terjadi di Jakarta pada Senin pagi (12/1) kemarin disebabkan hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Banjir muncul di Jakarta Selatan dan Jakarta Utara dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 95 sentimeter.

Masyarakat dapat memantau kondisi banjir Jakarta melalui sejumlah kanal resmi secara online. Dari informasi Pemprov DKI Jakarta yang diterima detikINET, Kamis (15/1/2026) berikut 5 cara untuk mengecek titik banjir di Jakarta:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Aplikasi JAKI

Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) menyediakan berbagai layanan, termasuk juga untuk informasi banjir. Caranya pun mudah, dengan membuka aplikasi JAKI, lalu tekan tombol Peta Info Banjir RT yang menyajikan data lebih rinci mengenai wilayah terdampak banjir.

Melalui peta ini, warga dapat melihat daftar RT yang terdampak beserta informasi ketinggian genangan air secara aktual. Pengguna juga dapat memilih daftar RT untuk melihat lokasi terdampak secara lebih spesifik dengan tampilan peta yang diperbesar, sehingga kondisi banjir di sekitar lingkungan dapat dipantau dengan lebih akurat.

ADVERTISEMENT

2. Info Banjir BPBD Jakarta

BPBD DKI Jakarta juga menyediakan situs resmi yang menyajikan data banjir secara real-time. Melalui laman https://bpbd.jakarta.go.id/infobanjir, masyarakat dapat melihat jumlah RT terdampak, sebaran wilayah tergenang, serta informasi tinggi muka air di berbagai pos pantau.

Situs ini menjadi salah satu rujukan utama untuk memantau perkembangan banjir yang dihimpun langsung oleh BPBD DKI Jakarta.

3. Google Maps

Selain kanal resmi Pemprov DKI Jakarta, masyarakat juga dapat memanfaatkan Google Maps untuk membantu memantau kondisi di lapangan. Aplikasi ini dapat menampilkan laporan pengguna terkait banjir atau hambatan di jalan, yang ditandai dengan ikon segitiga.

Google Maps juga dapat memberikan rekomendasi rute alternatif apabila jalur utama terdampak genangan atau banjir.

4. Peta Pantau Banjir Jakarta

Masyarakat juga dapat memantau banjir melalui Peta Informasi Banjir Berbasis RT yang tersedia di situs Pantau Banjir Jakarta. Peta interaktif ini menampilkan RT terdampak, ketinggian genangan, serta status banjir yang diperbarui secara berkala.

Peta Pantau Banjir Jakarta menjadi situs web resmi informasi banjir di Jakarta dan dapat diakses melalui laman https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt.

5. Notifikasi Waspada Banjir dan Rob di JAKI

Selain peta banjir, aplikasi JAKI juga menyediakan notifikasi kewaspadaan bagi masyarakat. Melalui fitur Notifikasi, warga dapat menerima informasi terkait Waspada Banjir Pesisir serta Waspada Potensi Rob.

Seluruh informasi peringatan tersebut akan tersimpan dalam satu bagian di aplikasi JAKI, sehingga dapat diakses kembali sewaktu-waktu melalui menu Notifikasi.




(fay/fyk)





Hide Ads
LIVE