YouTube Umumkan Fitur Baru untuk Basmi Akun Palsu dan Komentar Spam

ADVERTISEMENT

YouTube Umumkan Fitur Baru untuk Basmi Akun Palsu dan Komentar Spam

Josina - detikInet
Sabtu, 02 Jul 2022 13:30 WIB
Ilustrasi Google, ilustrasi YouTube, dan ilustrasi Facebook
Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Mulai 29 Juli YouTube tidak akan mengizinkan lagi kepada semua akun saluran di platformnya untuk menyembunyikan jumlah pelanggan (subscriber) yang mereka miliki.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya YouTube untuk memerangi akun kloningan atau peniru identitas kreator top di YouTube yang saat ini memang menjadi keluhan bagi banyak kreator.

Sebab banyak akun-akun kloningan ini sengaja meninggalkan komentar di sebuah video populer untuk mengajak pengguna lain mengunjungi channel miliknya tersebut. Hal ini tentu akan membingungkan sebagian orang apakah akun tersebut buat asli dari kreator sesungguhnya atau tidak.

YouTube mengakui bahwa beberapa kreator lebih suka menyembunyikan jumlah subscriber-nya saat mereka sedang membangun platform-nya. Namun, YouTube meyakinkan bahwa langkah ini akan membuat segalanya lebih aman bagi semua orang.

Nantinya YouTube akan memberikan tools baru yang memungkinkan kreator secara otomatis menahan komentar untuk dimoderasi sebelum ditayangkan untuk dilihat semua orang.

Pembaruan pada moderasi otomatis YouTube memberi kreator opsi untuk meningkatkan keketatan. Memperketat moderasi komentar akan meningkatkan setelan deteksi untuk komentar dan spam yang berpotensi tidak pantas.

Pengguna dapat memperketat komentar yang masuk dengan masuk ke Creator Studio dan memilih 'Setelan'. Lalu pilih Komunitas, lalu Default.

Centang kotak berlabel 'tahan komentar yang berpotensi tidak pantas untuk ditinjau', lalu pilih 'tingkatkan keketatan'.

Setelah fitur baru ini diaktifkan, nantinya lebih banyak spam dan ajakan akan otomatis difilter di bawah tab 'ditahan untuk ditinjau'. Dari sana, channel dapat menghapus komentar atau mempostingnya secara publik.

Sementara itu untuk channel palsu yang menggunakan karakter khusus untuk berpura-pura jadi pembuat konten yang lebih populer, mereka tidak bisa lagi berlindung di balik strategi tersebut.

YouTube mengatakan akan mengurangi set karakter yang dapat digunakan orang saat memperbarui nama saluran. Dikatakan bahwa peniru ini tidak akan dapat mengubah nama mereka menjadi "¥ouⓉube" atau semacamnya setelah perubahan tersebut.



Simak Video "Daebak! BTS Jadi Artis Paling Banyak Ditonton di YouTube"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/jsn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT