Telegram Premium Diluncurkan, Harganya Rp 74 Ribu Per Bulan

Telegram Premium Diluncurkan, Harganya Rp 74 Ribu Per Bulan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 20 Jun 2022 21:39 WIB
Telegram ilustrasi
Telegram Premium Diluncurkan, Harganya Rp 74 Ribuan Per Bulan Foto: Freepik/@syifa5610
Jakarta -

Telegram Premium akhirnya dirilis setelah kehadirannya diumumkan oleh CEO Pavel Durov belum lama ini. Pengguna Telegram bisa mendaftar layanan berlangganan ini dengan membayar USD 4,99 atau sekitar Rp 74 ribu per bulan.

Kehadiran layanan premium ini juga bertepatan dengan pencapaian baru Telegram yang sudah memiliki 700 juta pengguna aktif bulanan. Telegram juga jadi platform messaging pertama yang meluncurkan layanan premium, mengalahkan WhatsApp, Signal, Facebook Messenger, dan lain-lain.

Dengan kehadiran layanan Premium, Telegram menekankan bahwa fitur yang saat ini sudah tersedia tetap bisa diakses secara gratis oleh semua pengguna. Tapi pengguna yang ingin mendapatkan fitur khusus dan benefit tambahan bisa mendaftar Telegram Premium.

Dengan membayar biaya langganan tersebut, pelanggan Telegram Premium bisa mengirimkan file dengan batas ukuran yang lebih besar yaitu 4GB (naik dari standar 2GB) dan merasakan download yang lebih cepat.

Pelanggan juga mendapatkan batas dua kali lipat untuk beberapa fitur tertentu. Misalnya, bisa bergabung dengan 1.000 channel, bisa membuat 20 folder chat yang masing-masing berisi 200 chat, menyimpan 400 GIF, menyematkan 10 chat teratas, dan menambahkan empat akun Telegram.

Fitur Telegram PremiumFitur Telegram Premium Foto: dok. Telegram

Ada juga fitur eksklusif konversi teks yang bisa mengubah pesan audio menjadi teks, dan tools untuk mengelola chat yang memungkinkan pengguna mengubah folder chat default. Tidak ketinggalan, berlangganan Telegram Premium juga akan menghilangkan pesan iklan di channel publik.

Beberapa benefit lainnya antara lain akses ke pilihan stiker premium, reaksi emoji eksklusif, foto profil animasi, dan bio yang lebih panjang dengan link, seperti dikutip dari The Verge, Senin (20/6/2022).

CEO Telegram Pavel Durov sebelumnya mengatakan fitur yang saat ini tersedia gratis tidak akan berubah untuk pengguna, dan fitur premium baru tidak akan mengubah pengalaman pengguna saat menggunakan Telegram.

Artinya, pengguna Telegram yang tidak berlangganan tetap bisa mengunduh file berukuran besar yang dikirimkan oleh pelanggan, dan melihat emoji atau reaksi premium yang mereka gunakan.

Durov juga berjanji tidak akan berhenti mengembangkan fitur baru untuk pengguna gratisan. Janji ini langsung ditepati karena Telegram mengumumkan beberapa fitur baru untuk semua penggunanya yaitu menampilkan badge verifikasi di chat, mengaktifkan permintaan bergabung di grup publik, dan beberapa peningkatan lainnya.



Simak Video "Gegara Salah Cek Email, Telegram Dibekukan di Brasil"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)