Google Play Store Mudahkan Cari Aplikasi Pelanggar Privasi

Google Play Store Mudahkan Cari Aplikasi Pelanggar Privasi

Josina - detikInet
Kamis, 28 Apr 2022 15:28 WIB
Sydney, Australia - October 28, 2011: Female hand holding an ipad showing Google. She is touching the screen. There is coffee on the dining table in the background.  This image shows the ipad being used in a casual environment.
Foto: Getty Images/courtneyk
Jakarta -

Google telah menerapkan fitur yang mewajibkan pengembang aplikasi untuk memberitahukan data apa saja yang diambil dari pengguna.

Mulai kini, pengguna Android dapat melihat informasi spesifik mengenai pengumpulan data oleh aplikasi melalui Google Play Store.

Dilansir detiKINET dari Digital Trends, Kamis (28/4/2022) data tersebut dapat diakses di Google Play Store melalui tab 'Data Safety' (keamanan data) yang terdapat pada bagian informasi di setiap masing-masing aplikasi.

Dengan pengumuman Google yang menyebut fitur tersebut mulai diluncurkan, Google menekankan tidak semua aplikasi akan menampilkan data-data apa saja yang mereka kumpulkan dari pengguna.

Demikian Google memberi waktu ke pembuat aplikasi hingga 20 Juli 2022 untuk memberikan informasi privasi kepada Google Play Store. Fitur seperti ini digulirkan secara bertahap.

Kemungkinan aplikasi-aplikasi yang mengambil banyak data dari pengguna seperti aplikasi media sosial akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengunggah informasi karena banyaknya data yang dikumpulkan, dibandingkan game game offline.

Tab 'Data Safety' di Google Play Store bertujuan untuk memberikan informasi penting bagi pengguna Android yang mempedulikan pengumpulan data dari platform-nya.

Google mengungkap, informasi-informasi yang dikumpulkan aplikasi dalam lima kategori utama:

1. Jika aplikasi mengumpulkan data, bagaimana, apa yang akan terjadi.

2. Jika aplikasi membagikan data dengan pihak ketiga.

3. Tindakan keamanan apa yang dimiliki pembuat aplikasi untuk melindungi data yang akan dikumpulkan dan apakah pemilik aplikasi dapat meminta penghapusan data.

4. Aplikasi harus mengikuti kebijakan keluarga Google Play untuk melindungi informasi tentang anak-anak.

5. Jika tindakan keamanan aplikasi memenuhi Mobile Application Security Verification Standard.

Fitur ini sudah lama diungkapkan, karena Google sebelumnya telah mengumumkan rencananya untuk membuat pemilik Android lebih terlibat dengan pengumpulan data mereka pada Mei 2021.

Fitur ini mirip dengan bagian Privasi Aplikasi di App Store iOS yang mengharuskan pengembang berbagi informasi pengumpulan data mereka.

Meskipun kebijakan kedua toko aplikasi berbeda, keuntungan dari fitur tersebut bagi pengguna adalah, mereka bisa memeriksa data-data apa saja yang diberikan dan izin aksesnya.



Simak Video "Google Akan Ubah Tampilan Play Store pada Perangkat Berlayar Lebar"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)