WhatsApp Uji Fitur Komunitas, Wadah untuk Satukan Banyak Grup

WhatsApp Uji Fitur Komunitas, Wadah untuk Satukan Banyak Grup

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 14 Apr 2022 22:00 WIB
Ilustrasi WhatsApp
WhatsApp Uji Fitur Komunitas, Wadah untuk Satukan Banyak Grup Foto: dok. Rawpixel
Jakarta -

WhatsApp akhirnya merilis fitur Community atau Komunitas setelah lama dirumorkan. Fitur ini memungkinkan organisasi, seperti sekolah, kantor, atau perkumpulan untuk mengumpulkan banyak grup-grup terkait dalam satu wadah.

"Komunitas memungkinkan admin untuk menyatukan grup terkait ke dalam struktur baru. Struktur itu memungkinkan organisasi yang lebih baik, diskusi berbasis topik, dan engagement dan koneksi yang lebih dalam di dalam komunitas," kata Manajer Produk WhatsApp Jyooti Sood dalam konferensi virtual.

Komunitas bisa dibentuk dan dikelola oleh admin. Admin Komunitas memegang banyak peran penting yaitu memilih grup apa saja yang dimasukkan ke dalam Komunitas, membuat grup baru, atau bahkan memilih grup atau akun untuk dikeluarkan dari Komunitas.

Admin Komunitas juga bisa mengubah informasi dan detail Komunitas seperti deskripsi dan foto profil. Admin juga memiliki privilese untuk mengirimkan pengumuman ke semua grup dan anggota Komunitas lewat channel khusus.

Jyooti mencontohkan membuat Komunitas dalam konteks sekolah. Komunitas akan memudahkan kepala sekolah untuk membagikan informasi kepada semua orangg tua murid atau membuat grup berdasarkan kelas atau kegiatan ekstrakurikuler.

WhatsApp umumkan fitur Komunitas dan empat fitur lainnya untuk memberikan pengalaman chatting yang lebih baikTampilan fitur Komunitas di aplikasi WhatsApp Foto: Dok. WhatsApp

Untuk menjaga keamanan dan privasi semua anggota Komunitas, WhatsApp juga menyiapkan beberapa opsi dan batasan. Meski Komunitas bisa diisi oleh banyak grup sekaligus, anggota komunitas tidak bisa sembarangan melihat isi chat atau kontak pengguna di grup lain di mana mereka bukan anggota.

"Kami juga akan terus melindungi pesan dan komunitas dengan enkripsi end-to-end dan melindungi privasi pengguna dengan menyembunyikan nomor telepon dari komunitas secara keseluruhan," jelas Jyooti.

Untuk mencegah penyebaran misinformasi, WhatsApp juga akan membatasi pesan yang bisa diteruskan. Jadi, pesan yang sudah diteruskan sekali dan memiliki tanda 'forwarded' hanya bisa diteruskan ke satu grup saja, bukan ke lima grup seperti sebelumnya.

Admin komunitas dan grup juga berhak menghapus konten yang dianggap meresahkan dan tidak pantas. Ini merupakan bagian dari fitur moderasi baru yang akan digulirkan WhatsApp dalam waktu dekat.

Karena sifatnya privat, Komunitas tidak bisa dicari begitu saja lewat bilah pencarian. Pengguna WhatsApp yang ingin bergabung dengan sebuah Komunitas harus sudah tergabung dengan salah satu grup yang terhubung dengan Komunitas tersebut.

Fitur Komunitas akan diuji coba di beberapa negara dalam beberapa bulan ke depan. Setelah fase uji coba selesai, baru WhatsApp akan merilis fitur ini secara global.



Simak Video "Hore! Kini WhatsApp Bisa Ajak 512 Orang Masuk ke Grup"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)