Google Takluk, Izinkan Korsel Bayar Aplikasi di Pihak Ketiga

Google Takluk, Izinkan Korsel Bayar Aplikasi di Pihak Ketiga

Josina - detikInet
Senin, 08 Nov 2021 13:12 WIB
Google punya caranya tersendiri untuk memerangi ISIS, yaitu dengan iklan. Raksasa mesin pencari itu akan menampilkan iklan anti ISIS ketika ada penggunanya yang googling soal ISIS ataupun gerakan-gerakan Islam radikal lainnya.
Foto: Gettyimages
Jakarta -

Pemerintah Korea Selatan telah meloloskan amandemen Undang-undang Bisnis Telekomunikasi yang melarang Google dan Apple sebagai penyedia pasar aplikasi untuk mewajibkan pengembang perangkat lunak menggunakan sistem pembayaran milik mereka.

Sekarang, untuk mematuhi undang-undang baru tersebut Google telah mengumumkan bahwa mereka akan mengizinkan pengembang untuk menambahkan sistem penagihan dalam aplikasi alternatif di Korea Selatan. Seiring dengan miliaran sistem pilihan pengembang, sistem penagihan Google Play Store juga akan tersedia.

Perubahan baru ini akan berlaku untuk pengguna ponsel ataupun tablet, pengguna juga akan dapat memilih sistem pembayaran atau penagihan mana yang akan digunakan untuk penagihan dalam aplikasi selama proses pembayaran.

Google juga memperingatkan pengguna bahwa sistem penagihan alternatif mungkin tidak memberikan perlindungan atau fitur yang sama dengan yang ditawarkan oleh sistem penagihan mereka.

Saat ini, sistem penagihan Google menawarkan beberapa opsi pembayaran, termasuk kartu hadiah dan Play Points bersama dengan serangkaian opsi biasa.

Google telah mengatakan bahwa mereka akan membagikan detail implementasi untuk pengembang dalam beberapa minggu dan bulan mendatang. Meskipun Google belum memberikan jadwal waktu yang tepat untuk ini, aman untuk mengasumsikan bahwa sistem penagihan dalam aplikasi alternatif akan ditayangkan tahun depan di Korea.

Sementara itu, Apple masih tidak mengizinkan pembayaran pihak ketiga untuk aplikasi atau pembelian dalam aplikasi dan mengatakan bahwa opsi pembayaran alternatif akan meningkatkan risiko keuangan bagi pengguna.

Pada bulan lalu, Apple menolak untuk melakukan perubahan aturan dan mengklaim bahwa itu tidak perlu mengubah apa pun dalam sistemnya sebagaimana dilansir detiKINET dari Gizmochina, Senin (8/11/2021).



Simak Video "Google Akan Berikan Pelatihan IT Gratis untuk 10 Ribu Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)