Jelang Kuota Kemendikbud Cair, Platform Belajar Online Optimalkan Layanan

Jelang Kuota Kemendikbud Cair, Platform Belajar Online Optimalkan Layanan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Jumat, 03 Sep 2021 21:30 WIB
Sejumlah anak belajar secara daring di rumahnya kawasan Sunter Agung, Jakut. Sistem daring ini telah berjalan 1,5 tahun karena pandemi COVID-19 belum usai.
Jelang Kuota Kemendikbud Cair, Platform Belajar Online Optimalkan Layanan (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Menjelang disalurkannya bantuan kuota internet Kemendikbud Ristek September ini, platform belajar online Kelas Pintar memoles layanannya agar proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kian optimal.

Kelas Pintar memperkenalkan versi terbaru fitur Guru, sebuah layanan kelas online interaktif dengan para guru ahli. Lewat versi terbaru itu, siswa bisa bertanya selama sesi berlangsung, baik melalui teks, foto, dan telepon.

"Berdasarkan riset yang kami lakukan, live teaching atau kelas online yang interaktif merupakan salah satu fitur yang paling diminati oleh siswa untuk menunjang pembelajaran yang telah mereka dapatkan dari sekolah. Ini menjadi salah satu alasan kami meluncurkan versi terbaru Guru," tutur Founder dan CEO Kelas Pintar Fernando Uffie dalam siaran persnya, Jumat (3/9/2021).

Untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan menyenangkan, Kelas Pintar mengemasnya secara bervariasi dan ditampilkan dengan user interface yang kaya akan fitur.

"Kami ingin para siswa merasakan pengalaman belajar layaknya di sekolah. Versi terbaru Guru, siswa bisa berinteraksi dengan guru ahli untuk menguatkan pemahaman mereka terhadap materi yang baru mereka pelajari di sekolah," sambungnya.

Sebagai informasi, Guru dari Kelas Pintar didesain selaras dengan program semester pada kurikulum nasional, sehingga materi yang diajarkan melalui kelas online sesuai dengan materi yang dipelajari di sekolah.

Saat ini, fitur tersebut tersedia untuk siswa dari kelas 4 hingga 12. Untuk siswa kelas 4 sampai 6, ada 2 mata pelajaran yang dapat diikuti yakni Matematika dan Tematik. Sedangkan, untuk kelas 7 sampai 9, ada 5 mata pelajaran yakni Matematika, IPA Terpadu, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan IPS Terpadu. Sedangkan untuk kelas 10 sampai 12 ada 7 mata pelajaran, yakni Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Kimia, Matematika, Fisika, Biologi, dan Matematika IPA.

Setiap sesi akan berlangsung selama 60 menit dan setiap mata pelajaran akan diajarkan 1 kali dalam 1 minggu. Jadi untuk kelas 4-6 akan ada 2 sesi per minggu, kelas 7-9 akan dapat 5 sesi per minggu dan lelas 10-12 akan memperoleh 7 sesi per minggu.

Setiap harinya, sesi terbagi menjadi tiga waktu yakni pukul 15.00-16.00, lalu pukul 16.30-17.30 dan pukul 19.00-20.00. Sehingga setiap siswa dapat mengikuti sesi sesuai dengan kelas dan mata pelajaran yang sudah dijadwalkan.

Selama periode campaign Siap Pintar berlangsung, siswa akan mendapatkan penawaran khusus untuk berlangganan, paket belajar bareng guru Rp 295 ribu/bulan, paket latihan bareng guru Rp 205 ribu/bulan, dan paket guru bisa dibeli hanya dengan Rp 160 ribu/bulan.

Ketiga paket tersebut juga tersedia untuk periode berlangganan selama 12 bulan dengan harga masing-masing Rp 1.470.000 untuk paket belajar bareng guru, Rp 1.190.000 untuk paket latihan bareng guru dan Rp 1.050.000 untuk paket guru.



Simak Video "Inisiatif Kominfo Bantu Masyarakat Dampingi Anak Belajar Secara Daring"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)