Melihat Lagi Teknologi Gojek Shield yang Deteksi Aplikasi Ilegal

Melihat Lagi Teknologi Gojek Shield yang Deteksi Aplikasi Ilegal

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Jumat, 20 Agu 2021 14:42 WIB
Puluhan mitra driver Gojek mengiringi keberangkatan atlet Indonesia yang akan berlaga di pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara, SEA Games Filipina 2019.
Ilustrasi driver Gojek (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Aplikasi ilegal yang dipakai oknum mitra Gojek terungkap berkat teknologi Gojek SHIELD. Seperti apakah kemampuannya?

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap tersangka YS atas dugaan pembuatan aplikasi ilegal yang ditargetkan kepada mitra driver. Mereka diimingi banyak orderan atau kebal suspensi.

Aplikasi ini terdeteksi oleh teknologi Gojek SHIELD. Kecurangan tersebut sangat merugikan banyak pihak, termasuk para mitra driver dari sisi keamanan data dan finansial.

Pengguna aplikasi dengan modifikasi tidak resmi juga terancam risiko pencurian akun, serta risiko atas keamanan dan kerahasiaan data. Ditambah lagi, mitra driver harus mengeluarkan uang tambahan untuk sesuatu yang tidak jelas manfaatnya.

Akun mitra driver yang menggunakan aplikasi tidak resmi, mendapat sanksi bertahap dari Gojek. Mulai dari penonaktifan akun sementara sampai dengan pemutusan kemitraan secara permanen.

"Gojek SHIELD yang merupakan sistem internal dan teknologi canggih untuk menjaga keamanan di dalam ekosistem Gojek," kata SVP Corporate Affairs Gojek, Rubi W Purnomo dalam keterangan kepada detikINET, Jumat (20/8/2021).

Rubi mengatakan Gojek SHIELD meliputi tiga hal yaitu:

1. Teknologi

Implementasi teknologi hadir melalui Gojek SHIELD yang dijalankan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan, serta dioperasikan oleh tim keamanan digital kelas dunia yang terdiri dari data scientist, engineers dan juga pakar cyber security.

Gojek SHIELD terdiri dari teknologi perlindungan yang menjaga seluruh pihak dalam ekosistem dari ancaman keamanan, termasuk diantaranya fitur penyamaran nomor telepon, intervensi chat, dan juga fitur tombol darurat yang terhubung dengan Unit Darurat Gojek yang siaga 24 jam dalam memberikan pertolongan.

"Memanfaatkan machine learning, Gojek SHIELD mampu mencegah dan menindak setiap perilaku mencurigakan yang terjadi pada platform Gojek," kata Rubi.

2. Korektif

Tindak kecurangan akan terdeteksi oleh teknologi Gojek SHIELD dan selanjutnya dikenai langkah korektif. Setiap akun yang terindikasi berbuat curang, akan mendapat peringatan, serta sanksi berupa penonaktifan sementara sampai dengan penonaktifan permanen atau pemutusan kemitraan.

Pada level selanjutnya, hasil deteksi Gojek SHIELD juga dimanfaatkan untuk memantau aktivitas curang yang berkaitan dengan sindikat kriminal. Untuk hal ini, Gojek akan menjadikan temuan dalam sistem sebagai bukti untuk proses hukum lebih lanjut melalui pihak kepolisian

3. Preventif

Selain menjaga keamanan melalui proses yang bersifat korektif, Gojek juga menjalankan pendekatan preventif untuk melindungi mitra-mitranya dari risiko keamanan. Lewat teknologi, Gojek terus menghadirkan dan memperbarui fitur-fitur yang tepat guna seperti fitur Verifikasi Muka, Penyamaran Nomor Telepon (number masking) yang dapat melindungi nomor telepon pengguna dan mitra driver dari penyalahgunaan, maupun fitur-fitur yang meningkatkan keamanan secara umum seperti tombol darurat (emergency button) dan bagikan perjalanan (share trip).



Simak Video "Yang Bikin AirAsia Ride Beda dari Grab dan Gojek"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)