Layanan Berbayar Twitter Blue Segera Diluncurkan, Harganya Rp 42 Ribu

Layanan Berbayar Twitter Blue Segera Diluncurkan, Harganya Rp 42 Ribu

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 29 Mei 2021 20:33 WIB
A 3D-printed logo for Twitter is seen in this picture illustration on January 26, 2016.  REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo
Layanan Berbayar Twitter Blue Segera Diluncurkan, Harganya Rp 42 Ribu Foto: Reuters
Jakarta -

Twitter diketahui sedang menyiapkan layanan berlangganan bernama Twitter Blue. Menurut laporan terbaru, layanan ini akan diluncurkan dalam waktu dekat dan harganya sudah terungkap.

Keberadaan Twitter Blue pertama kali dilaporkan oleh tipster Jane Manchun Wong, dua pekan yang lalu. Kini layanan tersebut muncul di listing aplikasi Twitter di Apple App Store sebagai pembelian in-app.

Dari listing tersebut, Wong menemukan bahwa biaya berlangganan Twitter Blue adalah USD 2,99 per bulan atau sekitar 42 ribu. Walau pengguna saat ini belum bisa berlangganan Twitter Blue, Wong berhasil mengulik fitur-fitur baru yang akan hadir di layanan ini.

Dengan membayar biaya berlangganan tersebut, pelanggan Twitter Blue akan bisa mengakses fitur bernama Reader Mode yang bisa menampilkan thread atau utas menjadi teks yang lebih mudah dibaca.

Twitter belum lama ini mengakuisisi startup Scroll dan Revue untuk meningkatkan pengalaman membaca pengguna di aplikasi. Akuisisi startup tersebut dengan kehadiran fitur ini terbilang masuk akal.

Selain itu, pengguna juga bisa mengubah warna ikon aplikasi Twitter. Pengguna yang hobi kustomisasi juga bisa mengubah warna tema linimasa Twitter, fitur yang saat ini sudah tersedia di web tapi tidak di aplikasi, seperti dikutip dari Tech Crunch, Sabtu (29/5/2021).

Pelanggan Twitter Blue juga bisa mengelola cuitan favoritnya ke dalam Collections. Fitur ini sepertinya merupakan versi terbaru dari Bookmarks, tapi dengan opsi tambahan untuk memisahkan cuitan ke dalam folder.

Pada bulan Maret lalu, Wong juga telah menemukan bahwa Twitter Blue akan mendukung opsi untuk undo atau membatalkan cuitan yang telah dikirim. Sayangnya belum ada indikasi kedatangan fitur edit yang telah lama diminta oleh pengguna media sosial berlogo burung ini.

Sejak awal tahun ini, Twitter memang terus mencari cara baru untuk memonetisasi platformnya. Perusahaan yang dinahkodai Jack Dorsey ini mengandalkan iklan sebagai pendapatan utamanya, tapi belakangan pertumbuhan penggunanya terus melambat.

Dalam beberapa bulan terakhir, Twitter juga menghadirkan banyak perubahan di platform-nya lewat sederet fitur baru. Fitur-fitur itu termasuk Super Follows, Tip Jar, Twitter Spaces, dan lain-lain.



Simak Video "Layanan Berbayar Twitter Blue Diluncurkan, Apa Saja Fiturnya?"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/agt)